Suara.com - kamp pendidikan vokasi etnis Uighur di Kota Kashgar, Daerah Otonomi Xinjiang, Cina, mengikuti kelas ilmu hukum, Jumat (3/1). Kamp pendidikan tersebut disoroti PBB dan dunia Barat karena dianggap sebagai pola deradikalisasi yang melanggar HAM, namun Cina menyangkal karena para peserta didik diajari berbagai keterampilan. [ANTARA FOTO/M. Irfan Ilmie]
Bertemu Luis Figo di New York, 2 Student Athlete Indonesia Hadiri Forum PBB
Bola | 08:27 WIB