Suara.com - Pengunjung mengamati karya seni dalam pameran tunggal karya Otty Widasary yang bertajuk "Partisan" di Gedung D, Galeri Nasional, Jakarta, Minggu (20/3/2022). Pameran tersebut mencoba untuk melihat kembali gagasan tentang kesadaran media dan bagaimana aspek performativitasnya dapat dikelola menjadi sebuah aksi bersama dalam membingkai, melakukan pembesaran, dan distribusi pengetahuan secara inklusif.
Ruang belajar yang digagas Otty bersama kawan-kawannya menjadi laboratorium artistik baginya dalam mengenali bagaimana narasi besar bekerja pada individu-individu yang dekat dengan kesehariannya dan publik yang disituasikan oleh teknologi media hari ini.
Individu-individu inilah yang menjadi partisan, saling bertukar pengetahuan dan afeksi dengan Otty, untuk membedah apa yang terjadi hari ini dan di sini. Para partisan yang sudah dan akan berkontribusi menawarkan pembacaannya lewat seni performans pada karya on progress yang diinisiasi Otty untuk pameran ini.
Luthfan Nur Rochman selaku kurator berharap lewat pameran ini, "Publik dapat melihat bahwa selain kerja studio dan artefak seni jadi, ada tawaran praktik artistik lain yang membuka partisipasi dari masyarakat dan bahwa narasi keseharian mereka juga sepenting narasi para seniman-seniman yang selama ini dianggap jenius.”
Pameran yang merupakan hasil kerja sama dan dukungan Galeri Nasional Indonesia, Forum Lenteng, Milisifilem Collective, Kolektif Proyek Edisi, 69 Performance Club, Milisifilem Colective, dan Ferial Afiff tersebut berlangsung hingga 8 April 2022 mendatang. [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Berita Terkait
-
2026 Is the New 2016, Mengapa Gen Z Kangen Internet yang Dulu?
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Kisah di Balik Video Viral Kakek Roy Kebingungan di Halte Cawang Transjakarta
-
Media Lokal Didorong Berbenah di Tengah Gempuran AI dan Media Sosial
-
Jangan Cuma Andalkan APBD! Ini Strategi Media Lokal Hadapi Badai Efisiensi
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Teknologi Hidroponik Dibawa ke Bekasi, Ibu Muda Dibekali Skill Bisnis Digital
-
Kemarau Panjang, 1.400 Hektare Lahan Pertanian di Parigi Moutong Terancam Gagal Panen
-
5 Rekomendasi Bedak Waterproof dan Sweatproof untuk Olahraga dan Gym
-
Sony Xperia 10 VIII Muncul di Geekbench: Chipset Lama, Pesona Tetap Menyala
-
Lonjakan 1.104 Titik Panas di Sumatera: Riau 97 Hotspot, Sumsel Terbanyak
-
Enrekang Paling Parah! Ini Fakta-fakta 112 Kasus Karhutla Ludeskan Hutan Sulawesi Selatan
-
Naik KRL Hingga Shuttle Gratis, Ini Akses Mudah ke BNI wondrX 2026
-
3 Fitur Tersembunyi Camera Assistant untuk Maksimalkan Kamera Galaxy A57 5G dan A37 5G
-
Direktur Perusahaan Buronan Korupsi Bank Sulselbar Ditangkap di Jakarta
-
Dekonstruksi Buddy-Cop yang Segar dan Nyeleneh dalam Film 'The Nice Guys'