Suara.com - Seorang pengunjuk rasa memakai topeng wajah Menkominfo Budi Arie Setiadi saat menggelar aksi di depan gedung Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) di Jakarta, Rabu (10/7/2024). Aksi unjuk rasa ini digelar sebagai respons terhadap kegagalan Kominfo dalam menjaga data pribadi warga akibat peretasan Pusat Data Nasional Sementara (PDNS).
Massa dari Aliansi Keamanan Siber Untuk Rakyat (Akamsi) membawa sejumlah tuntutan terkait jebolnya PDNS, salah satunya yang paling utama adalah mendesak agar Budi Arie Setiadi mundur dari jabatannya sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) karena dinilai telah gagal dalam mengurus data nasional.
Mereka juga menuntut Kementerian Kominfo memberikan notifikasi kepada publik soal data-data pribadi yang terungkap, termasuk kapan dan bagaimana serangan itu terjadi. Memastikan proses investigasi secara akuntabel, transparan, menyeluruh, tuntas, dan dipublikasikan kepada publik.
Selain itu, Massa juga meminta agar Kemenkominfo memberikan ganti rugi kepada masyarakat yang terdampak oleh bobolnya PDN. [Suara.com/Alfian Winanto]
Tag
Berita Terkait
-
Usai BAIS Diobok-obok Hacker, Panglima TNI Buka Peluang Rekrut Ahli IT dari Sipil
-
Geruduk Gedung Kominfo, Akamsi Minta Budi Arie Mundur: Menteri Hasil Bagi-bagi Kue
-
Rampas HP Sejoli di Warteg, Duo Begal Sadis di Jakbar Ternyata Hobi Mabuk-mabukan
-
Paslon Independen di Pilkada Jakarta, Dharma Pongrekun-Kun Wardhana Lolos Verifikasi Administrasi KPU
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Ribuan warga Baduy ikuti tradisi Seba 2026
-
Wiwit Tembakau di Lereng Sumbing, Doa Petani Sambut Musim Tanam 2026
-
324 Hunian Warga Bantaran Rel Pasar Senen Hampir Rampung
-
Suasana Masjidil Haram Jelang Ibadah Haji 2026
-
Rayakan 75 Tahun Diplomatik, Swiss Pamerkan Wisata di Whoosh Halim
-
Aksi di Kedubes AS Jakarta, Pemuda Dukung Paus Leo XIV Tolak Perang Trump-Iran
-
MNC Tempuh Banding atas Putusan PN Jakpus
-
Stasiun JIS Masuk Tahap Akhir, Siap Beroperasi Juni 2026
-
Desak Transisi Energi Adil, Massa Gelar Aksi di Depan Kantor ESDM
-
Kloter Pertama Haji 2026 Berangkat Serentak, Ribuan Jamaah Mulai Diterbangkan