Suara.com - Sejumlah pencari suaka berunjuk rasa di depan kantor United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) di Kuningan, Jakarta, Senin (12/8/2024).
Dalam aksinya, para pencari suaka yang berasal dari berbagai negara menuntut pemerintah Indonesia mendesak UNCHR memfasilitasi proses pemukiman kembali ke negara penerima pengungsi.
Namun, mereka belum bisa menemui perwakilan UNHCR guna memastikan kejelasan status penempatan mereka di negara tujuan.
Para pencari suaka ini telah menetap di Indonesia selama 10 hingga 12 tahun tanpa akses ke pekerjaan, pendidikan, layanan sosial, atau perawatan medis.
Mereka datang dari negara-negara yang dilanda perang, konflik internal, pelanggaran hak asasi manusia, dan kekerasan publik. Kondisi ini memaksa mereka meninggalkan negaranya untuk mencari perlindungan di luar negeri. [Suara.com/Alfian Winanto]
Berita Terkait
-
Sebut Megawati Jadi Penghalang PDIP Berkongsi dengan PKS di Pilkada Jakarta, Pengamat Bongkar Alasannya!
-
"Bye PKS" Trending Topic di X, Ini Sejarah dan Asal Usul Nama PKS
-
Mengaku Kaget, Anies Bantah Pernyataan Jubir PKS Soal Deadline 40 Hari Cari Parpol Koalisi
-
Gelar Konser, DAY6 Siap Sambangi Bali, Surabaya, dan Jakarta Oktober 2024
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti
-
BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial
-
Fashion Show dari Limbah hingga Bazar UMKM Ramaikan Alun-alun Cilegon
-
Ketika Penyandang Disabilitas Didorong Membangun Bisnis Berkelanjutan
-
KPK Tahan 4 Tersangka Baru Korupsi Asuransi Fiktif PT Pelni Rp263 Miliar
-
Limbah Sianida vs Kemarau Panjang: Saat Sungai Cikaniki Mati Rasa dan Warga Berjuang Demi Air Bersih
-
Askrindo Pertajam Strategi Pertumbuhan, Fokus Diversifikasi Produk hingga Digitalisasi
-
Optimalkan Pelayanan Publik, Mendagri: Pentingnya Penguatan Kapasitas & Dukungan Bagi Kepala Daerah
-
Nyaris Beredar! Polisi Gagalkan Distribusi 784 Ribu Butir Obat Keras Ilegal di Bandung
-
Semakin Praktis, Pembayaran Transportasi Umum Kini Cukup Tempel HP