Suara.com - Kota Jakarta dan sekitarnya, yang meliputi Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, diproyeksikan menjadi kawasan metropolitan terbesar kelima dunia pada 2025.
Dengan populasi mencapai 29,5 juta jiwa, Jabodetabek hanya kalah dari beberapa kota besar dunia seperti Tokyo, Delhi, Shanghai, dan São Paulo. Pencapaian ini menandakan pesatnya perkembangan urbanisasi dan pertumbuhan penduduk di ibu kota dan kota-kota penyangganya.
Pertumbuhan penduduk dan urbanisasi yang cepat menjadi faktor utama di balik pencapaian ini. Kawasan ini terus berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi, budaya, dan transportasi yang sangat penting bagi Indonesia.
Dengan demikian, Jakarta dan sekitarnya diharapkan dapat menjadi kota yang lebih maju dan berkembang, serta mampu bersaing dengan kota-kota besar lainnya di dunia.
Dibandingkan secara global, aglomerasi Guangzhou di Tiongkok menempati peringkat pertama dengan jumlah penduduk mencapai 72,7 juta jiwa. Disusul oleh Shanghai dengan 41,6 juta jiwa, Tokyo dengan 41,2 juta jiwa, dan Delhi dengan 35,7 juta jiwa. [Suara.com/Alfian Winanto]
Tag
Berita Terkait
-
Gubernur Pramono Pilih Tidak Lebarkan Kali Ciliwung di Kebon Melati, Pramono: Bakal Banyak Masalah
-
Resmikan Rumah Pompa Sunter Senilai Rp80 M, Pramono Janji Tambah Lagi di 13 Titik: Di Mana Saja?
-
Jalur Mutasi SPMB Rawan 'Titipan', DPRD DKI: Saya Ingin Keterangan Pindah Tugas Disertakan KK
-
Pramono Pertahankan Tradisi Raih Opini WTP dari BPK Sejak Era Ahok-Anies, Tapi Ada Catatan Begini
-
Mengintip Proses Pembibitan dan Penanaman Terumbu Karang di Pulau Pramuka
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Gus Yusuf di Muktamar NU: Jangan Jegal Kader, Kembalikan Pemilihan ke AD/ART
-
Massa di Jogja Semprot Pemerintah, Janji 19 Juta Lapangan Kerja Ternyata Scam di Negeri Orang
-
Belum Jadi Polisi Sipil, Watak Militer Bikin Polri Anggap Demo Ancaman Kekuasaan
-
Ulasan Film Operasi Pesta Copet: Aksi Komedi Heist Berlatar Festival Musik!
-
eformasi Polri Tak Bisa Hanya Andalkan Pemerintah, Masyarakat Sipil Harus Bergerak
-
Polda Metro Sita Golok dan 19 Anak Panah di Demo 27 Agustus, 45 Orang Jadi Tersangka
-
Indonesia Sustainability 360 Forum 2026: Kolaborasi Lintas Sektor Dorong Transformasi Ekonomi Hijau
-
Anggaran BGN Tembus Rp 240 Triliun di 2027: Operasional Cuma 3%, Buat MBG 97%
-
Hujan Buatan Diklaim Tekan Polusi Jakarta hingga 57 Persen
-
Hasto PDIP Kaget Isu Percepatan Muncul di Depan Jokowi: Itu Inkonstitusional