Foto / News
Senin, 16 Maret 2026 | 09:00 WIB
Foto udara sejumlah kendaraan pemudik antre memasuki kapal di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, Minggu (15/3/2026). [ANTARA FOTO/Budi Candra Setya/YU]Jembrana, Bali, Minggu (15/3/2026). [ANTARA FOTO/Budi Candra Setya/YU]
Foto udara sejumlah kendaraan mamadati ruas jalan menuju pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, Minggu (15/3/2026). [ANTARA FOTO/Budi Candra Setya/YU]
Sejumlah pemudik berkendaraan motor dan mobil antre untuk memasuki kapal di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, Minggu (15/3/2026). [ANTARA FOTO/Budi Candra Setya/YU]
Sejumlah pemudik menunggu di dalam mobil saat antre memasuki kapal di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, Minggu (15/3/2026). [ANTARA FOTO/Budi Candra Setya/YU]
Foto udara sejumlah kendaraan mamadati ruas jalan menuju pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, Minggu (15/3/2026). [ANTARA FOTO/Budi Candra Setya/YU]
Foto udara sejumlah kendaraan pemudik antre memasuki kapal di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, Minggu (15/3/2026). [ANTARA FOTO/Budi Candra Setya/YU]
Foto udara kapal penyeberangan mengangkut kendaraan di pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, Minggu (15/3/2026). [ANTARA FOTO/Budi Candra Setya/YU]

Suara.com - Foto udara sejumlah kendaraan pemudik antre memasuki kapal di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, Minggu (15/3/2026).

Memasuki H-6 Idul Fitri 1447 H, arus kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali, terpantau padat akibat meningkatnya volume kendaraan pemudik yang hendak menyeberang ke Jawa.

Antrean kendaraan di jalur Denpasar–Gilimanuk dilaporkan mengular hingga sekitar 30–40 kilometer. Untuk mengurai kepadatan arus mudik di lintasan penyeberangan Jawa–Bali, operator penyeberangan menambah frekuensi pelayaran dari 28 kapal menjadi 35 kapal.

Selain itu, pihak Pelabuhan juga mempercepat proses bongkar muat kendaraan di pelabuhan. Langkah tersebut dilakukan guna memperlancar arus penyeberangan pemudik. [ANTARA FOTO/Budi Candra Setya/YU]

Load More