Foto / News
Senin, 13 April 2026 | 19:08 WIB
Foto udara warga menunggang kuda melintasi jalur kaldera tengger di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Senin (13/4/2026). [ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya/wsj]
Pekerja memasang patok beton menggunakan alat berat saat acara groundbreaking penataan Jalur Lingkar Kaldera Tengger (JLKT) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Senin (13/4/2026). [ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya/wsj]
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (kedua kiri) didampingi Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Ciptakarya Provinsi Jatim I Nyoman Gunadi (kanan) berbincang dengan Bupati Probolinggo Mohammad Haris (kedua kanan) dan Tokoh Tengger Supoyo (kiri) saat acara groundbreaking penataan Jalur Lingkar Kaldera Tengger (JLKT) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Senin (13/4/2026). [ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya/wsj]

Suara.com - Foto udara warga menunggang kuda melintasi jalur kaldera tengger di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Senin (13/4/2026).

Jalur sepanjang 13 kilometer dengan lebar 18 meter tersebut akan dipasangi 9.725 patok pembatas serta dilengkapi tiga titik area istirahat sebagai upaya mendukung penataan dan aksesibilitas kawasan wisata, dengan target penyelesaian selama tujuh bulan.

Selain itu, jalur ini juga berfungsi sebagai distribusi arus wisata agar tidak terpusat di satu titik, sehingga dapat mengurangi tekanan lingkungan sekaligus meningkatkan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar kawasan Bromo. [ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya/wsj]

Load More