Suara.com - Petugas sensus mewawancarai warga saat melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (25/6/2026). Badan Pusat Statistik (BPS) tengah melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) guna mendata seluruh kegiatan usaha di Indonesia.
Pendataan yang berlangsung mulai Mei hingga Agustus 2026 itu mencakup usaha besar, menengah, kecil, hingga usaha rumah tangga di luar sektor pertanian. Sensus Ekonomi yang digelar setiap 10 tahun sekali tersebut bertujuan menyediakan data dasar perekonomian nasional.
Hasil pendataan akan digunakan pemerintah sebagai landasan penyusunan kebijakan ekonomi, investasi, serta pengembangan dunia usaha. Dalam pelaksanaannya, BPS mengombinasikan metode pendataan daring dan wawancara langsung oleh petugas lapangan.
BPS menargetkan seluruh unit usaha di Indonesia dapat terdata melalui SE2026. Data yang dikumpulkan antara lain mencakup identitas usaha, jenis kegiatan usaha, status badan usaha, hingga karakteristik dan jaringan usaha.
Hasil Sensus Ekonomi 2026 diharapkan mampu memperbarui basis data statistik nasional, memetakan perkembangan struktur ekonomi, serta mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045 melalui kebijakan yang lebih tepat sasaran. [ANTARAFOTO]
Tag
Berita Terkait
-
Diplomasi Manis RI-AS: Menagih Realisasi Investasi Hijau Paman Sam
-
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Jawa Tengah Siapkan 1.000 Desa Wisata sebagai Motor Ekonomi 2027
-
Jakarta Fair 2026 Bidik Transaksi Tembus Rp8 Triliun
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Kemegahan Budaya Ranah Minang Tersaji di Festival Minangkabau 2026
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
PLTMH Kedungrong Andalkan Sungai Kalibawang Terangi Puluhan Rumah
-
Jawa Tengah Siapkan 1.000 Desa Wisata sebagai Motor Ekonomi 2027
-
Jakarta Fair 2026 Bidik Transaksi Tembus Rp8 Triliun
-
Melalui QRIS Terintegrasi, OttoDigital Tingkatkan Efisiensi Merchant di Jakarta Fair
-
Garmin Run 2026 Kembali Digelar, Tawarkan Promo Tiket bagi Pelari
-
Genjot KPR Subsidi, Bank BSN Gelar Akad Massal 6.000 Rumah
-
Usai Eksekusi, Hotel Sultan Mulai Dikosongkan
-
Masyarakat Diajak Pilih Logo Resmi HUT ke-81 Kemerdekaan RI