Foto / News
Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00 WIB
Warga etnis Tionghoa melakukan ritual Bakar Tongkang di Bagansiapiapi, Rokan Hilir, Riau, Rabu (1/7/2026). [ANTARA FOTO/Aswaddy Hamid/agr]
Warga etnis Tionghoa mengarak replika tongkang menuju lokasi tempat ritual pembakaran di Bagansiapiapi, Rokan Hilir, Riau, Rabu (1/7/2026). [ANTARA FOTO/Aswaddy Hamid/agr]
Warga etnis Tionghoa melakukan ritual Bakar Tongkang di Bagansiapiapi, Rokan Hilir, Riau, Rabu (1/7/2026). [ANTARA FOTO/Aswaddy Hamid/agr]

Suara.com - Warga etnis Tionghoa melakukan ritual Bakar Tongkang di Bagansiapiapi, Rokan Hilir, Riau, Rabu (1/7/2026). Ritual tahunan itu digelar untuk memperingati sejarah kedatangan leluhur etnis Tionghoa di daerah tersebut.

Tradisi Bakar Tongkang merupakan warisan budaya masyarakat Tionghoa di Bagansiapiapi yang digelar setiap hari ke-16 bulan kelima penanggalan Imlek. Ritual ini mengenang perjalanan leluhur yang menetap di wilayah tersebut pada abad ke-19.

Puncak prosesi ditandai dengan pembakaran replika tongkang yang telah diarak mengelilingi kota. Arah rebah tiang kapal setelah terbakar dipercaya sebagian masyarakat sebagai simbol harapan dan keberuntungan pada tahun mendatang.

Festival Bakar Tongkang telah ditetapkan sebagai agenda pariwisata nasional dan setiap tahun menarik ribuan wisatawan serta peziarah dari dalam maupun luar negeri, sehingga turut mendorong sektor pariwisata dan ekonomi lokal di Rokan Hilir.

Load More