Suara.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menegaskan strategi peningkatan layanan berbasis pelanggan melalui penguatan Customer Relationship Management (CRM) dan Voice of Customer (VoC). Langkah tersebut dipaparkan Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin dalam Leadership Forum Bank Syariah Indonesia (BSI) di Jakarta, Selasa (21/7/2026).
KAI mengoptimalkan sistem CRM untuk memetakan preferensi, perilaku, serta masukan pelanggan secara lebih akurat. Data tersebut digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan operasional dan komersial guna menyesuaikan layanan dengan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
Pemanfaatan CRM dan VoC juga diterapkan untuk mengintegrasikan seluruh ekosistem layanan, mulai dari pemesanan tiket melalui aplikasi digital, fasilitas di stasiun, kenyamanan perjalanan di dalam kereta, hingga percepatan penanganan keluhan pelanggan.
Pendekatan berbasis kebutuhan pelanggan tersebut turut mendorong peningkatan kinerja perusahaan. Pada 2025, KAI Group melayani 503,5 juta pelanggan atau naik 8,52 persen dibandingkan 464 juta pelanggan pada 2024.
Selain itu, ketepatan waktu keberangkatan kereta mencapai 99,53 persen dan ketepatan waktu kedatangan 95,93 persen pada 2025, melampaui target perusahaan. Indeks kepuasan pelanggan juga meningkat dari 4,50 pada 2024 menjadi 4,52 pada 2025, seiring penguatan integrasi data dan inovasi layanan.
Tag
Berita Terkait
-
Wisman Pengguna Kereta Api Capai 308.874 Orang pada Semester I 2026
-
Solidaritas di Balik Peron: Cerita Unik dan Sisi Humanis Menjadi Anak Kereta
-
Perhatian Penumpang KRL Bogor, Jalur Naik-Turun Berubah Tapi Jadwal Tetap Normal
-
Hindari Macet Konser Akbar di Monas, KAI Izinkan Penumpang 13 KA Naik dari Stasiun Jatinegara
-
Pengalaman Naik Kereta di RI Kini Makin Setara
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan