Foto / News
Senin, 10 Agustus 2026 | 19:49 WIB
Para pekerja beraktivitas saat jam pulang kerja di kawasan Sudirman, Jakarta, Senin (10/8/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Para pekerja beraktivitas saat jam pulang kerja di kawasan Sudirman, Jakarta, Senin (10/8/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Para pekerja beraktivitas saat jam pulang kerja di kawasan Sudirman, Jakarta, Senin (10/8/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Para pekerja beraktivitas saat jam pulang kerja di kawasan Sudirman, Jakarta, Senin (10/8/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Para pekerja beraktivitas saat jam pulang kerja di kawasan Sudirman, Jakarta, Senin (10/8/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Para pekerja beraktivitas saat jam pulang kerja di kawasan Sudirman, Jakarta, Senin (10/8/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Para pekerja beraktivitas saat jam pulang kerja di kawasan Sudirman, Jakarta, Senin (10/8/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Para pekerja beraktivitas saat jam pulang kerja di kawasan Sudirman, Jakarta, Senin (10/8/2026). Kementerian Ketenagakerjaan mencatat sebanyak 43.805 pekerja terdampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) selama Januari-Juli 2026.

Angka tersebut merupakan pekerja yang terklasifikasi sebagai peserta program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP). Jumlah PHK tertinggi terjadi pada Mei dengan 8.197 orang. Setelah itu, angka PHK tercatat 6.114 orang pada Juni dan turun menjadi 552 orang pada Juli 2026.

Jawa Barat menjadi provinsi dengan jumlah pekerja terdampak PHK terbanyak, yakni 8.830 orang. Berikutnya Jawa Timur 4.781 orang, Banten 4.767 orang, DKI Jakarta 3.190 orang, dan Kalimantan Selatan 3.074 orang.

Data Kemnaker tersebut hanya mencakup pekerja yang masuk klasifikasi peserta JKP. Pemerintah juga menyebut data terbaru telah diperbarui sehingga angka antar-publikasi tidak dapat dibandingkan secara langsung.

Kondisi pasar kerja masih menjadi perhatian di tengah dinamika ekonomi dan industri. Pemerintah terus memantau perkembangan PHK sekaligus menyediakan perlindungan melalui program JKP bagi pekerja yang kehilangan pekerjaan. [Suara.com/Alfian Winanto]

Load More