Suara.com - PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia mengumpulkan donasi Rp1,7 miliar melalui Generali Lion Heart Run (GLHR) 2026. Seluruh hasil penjualan tiket dan pendapatan acara didonasikan untuk program The Human Safety Net (THSN).
Donasi tersebut disalurkan kepada Komunitas Ibu Profesional (Yayasan Jarimatika) untuk mendukung pendidikan 1.000 anak usia dini dari keluarga rentan di berbagai kota di Indonesia. Nilai donasi tahun ini meningkat lebih dari 40% dibandingkan tahun sebelumnya.
GLHR 2026 digelar di Plaza Barat Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada Minggu (30/8). Ajang lari 5K ini melibatkan ribuan pelari dan menjadi bagian dari perayaan 18 tahun perjalanan Generali Indonesia di Indonesia.
Program tersebut menyasar persoalan akses pendidikan anak usia dini. Data UNICEF, Bappenas, dan BPS dalam rilis menyebut 37,4% anak Indonesia mengalami deprivasi multidimensi, sementara hampir 40% anak usia 5-6 tahun belum mengikuti layanan pendidikan anak usia dini.
THSN di Indonesia telah berjalan sejak 2018 dan menjangkau lebih dari 40.000 penerima manfaat dari keluarga rentan. Secara global, program ini hadir di 25 negara dan telah memberikan dampak kepada lebih dari 1,3 juta orang melalui program pemberdayaan keluarga dan pengungsi.
Berita Terkait
-
Bukan Sekadar Olahraga! Ini Cara Seru Ajak Anak Aktif Bergerak Tanpa Harus Dipaksa
-
Bukan Cuma Cantik, 4 Perempuan Indonesia Buktikan Ketangguhan di HYROX Bangkok
-
Olahraga Sambil Memungut Sampah, Tren Gaya Hidup dari Jepang yang Bikin Warga Jakarta Ikut Bergerak
-
5 Tinted Sunscreen Ringan untuk Dipakai Olahraga Pagi, Nyaman dan Nggak Bikin Gerah
-
Jurus Jangka Panjang Pramono Anung Atasi Tawuran: Alihkan Energi Anak Muda ke Olahraga
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan