Fresh.suara.com - Aplikasi pesan singkat WhatsApp kembali memperbarui fitur mereka. Kali ini, WhatsApp tengah mengembangkan fitur yang memungkinkan pengguna menyembunyikan status online mereka.
Belum lama ini, perusahaan membagikan tangkapan layar pengaturan privasi baru yang memungkinkan seseorang memutuskan siapa yang dapat melihatnya ketika mereka menggunakan aplikasi. Fitur ini akan melengkapi tweak terbaru yang diperkenalkan WhatsApp ke fungsionalitas Last Seen aplikasi.
Setelah peluncuran beta pada bulan April lalu, perusahaan merilis pembaruan yang menambahkan pengaturan "Kontak Saya Kecuali", memungkinkan kontrol yang lebih terperinci atas siapa yang dapat melihat kapan Anda terakhir kali memeriksa aplikasi.
Mengutip laman Engadget Rabu (6/7/2022) fitur dengan status Last Seen WhatsApp adalah cara untuk mengetahui apakah Anda telah melihat pesan mereka bahkan jika Anda mematikan tanda terima telah dibaca.
Pada tangkapan layar yang dibagikan WABetaInfo, fitur status online baru akan memungkinkan Anda membatasi orang yang sama sekali tidak ingin dilihat.
Hal yang Mengejutkan bahwa butuh waktu lama bagi WhatsApp untuk mulai mengerjakan fitur privasi dasar seperti itu, tetapi sekarang setelah akhirnya tersedia, itu adalah sesuatu yang pasti akan dihargai oleh banyak pengguna.
***
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus