Fresh.suara.com - Deolipa Yumara, mantan pengacara Bharada E alias Bharada Eliezer akan meminta bayaran sebesar Rp15 triliun atas biaya jasanya sebagai kuasa hukum Bharada E. Hal itu disampaikan Deolipa Yumara usai dirinya dicabut mandatnya sebagai kuasa hukum Bharada E.
Dalam rekaman suara yang beredar di kalangan wartawan, Deolipa Yumara mengatakan dirinya meminta bayaran Rp15 triliun, atas penunjukkan oleh Bareskrim Polri, untuk menjadi kuasa hukum Richard Eliezer alias Bharada E. Jika tidak dibayarkan, ia siap menggugat negara.
“Saya pengin minta dong jasa pengacara dari negara, paling nggak 15 triliun biar kita bisa foya-foya saya kerja capek lho lima hari nggak tidur, bayangin aja, kalau nggak dikasih ya saya gugat negara, bebas dong namanya juga nggugat,” ujar Deolipa dalam rekaman suara tersebut.
Pernyataan Deolipa tersebut merupakan buntut dari keputusan sepihak dari Bharada E, salah satu tersangka pembunuhan Brigadir J, yang menghentikan pemberian kuasa hukumnya kepada Deolipa. Deolipa menilai, keputusan tersebut dapat batal demi hukum, lantaran dilakukan tanpa bertemu muka dengan kliennya, Bharada E.
“Kalaupun ini dianggap asli, tentunya pencabutan kuasa yang benar menurut hukum adalah klien dan pengacara harus ketemu, sepanjang tidak ketemu, berarti tidak ada kesepakatan pencabutan kuasa dalam bentuk apapun juga, jadi kita harus ketemu dulu, ya kan tanpa bertemu, kuasa jalan terus,” ujar Deolipa dalam wawancara dengan televisi nasional TvOne.
Berita Terkait
-
Mahfud MD Sebut Ada Hal Menjijikan pada Laporan Dugaan Pelecehan pada Istri Ferdy Sambo
-
Soal Istri Ferdy Sambo, Mahfud MD Ungkap Fakta Baru
-
Deolipa Yumara Bernyali Besar Sejak Dulu, Paling Baru Akan Gugat Bareskrim Polri
-
Kondisi Terkini Ibunda Brigadir J saat Dijenguk Rekan-Rekan Guru SD
-
Seali Syah Ungkap Bukti-Bukti Suami Hanya Korban Skenario Ferdy Sambo
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar
-
Kesehatan Jadi Penghalang, 15 Jemaah Calon Haji Lampung Terpaksa Tunda Keberangkatan
-
Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha
-
Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Antam Naik, UBS Justru Turun!
-
Sekolah Mengajarkan Etika, tapi Mengapa Banyak Kejahatan Lahir di Dalamnya?
-
Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO
-
3 Perangkat iQOO Siap Meluncur: Ada Pesaing POCO X8 Pro Max dan Tablet Anyar
-
BPOM Rilis 11 Kosmetik Mengandung Bahan Berbahaya: Ada Sampo Selsun hingga Produk Madame Gie
-
5 Rekomendasi HP dengan Chipset Dimensity Terbaik 2026: Performa Kencang, Baterai Anti Boros
-
Usai Sertifikat Mualaf Dicabut Hanny Kristianto, MCI Siap Bantu Richard Lee Urus Dokumen Baru