Fresh.suara.com - Menko Polhukam Mahfud MD mengungkapkan ada hal-hal mengerikan bahkan menjijikan di laporan pemeriksaan tuduhan pelecehan yang dilakukan almarhum Brigadir J. Namun, menurut Mahduf MD, penyidikan tersebut sudah tidak relevan dengan kondisi saat ini dan harus dihentikan.
Hadir dalam podcast Close The Door Deddy Corbuzier, Mahfud MD mengungkap sejumlah hal seputar kasus dugaan pembunuhan berencana atas Brigadir J oleh tersangka Irjen Fredy Sambo. Mahfud mengatakan, pihaknya sudah meminta agar Bareskrim Polri menghentikan penyidikan atas kasus dugaan pelecehan yang dilakukan oleh Brigadir J terhadap istri Irjen Fredy Sambo, Putri Candrawathi.
Mahfud menegaskan, skenario pelecehan adalah skenario yang awalnya digaungkan oleh Fredy Sambo, namun kini sudah berbeda, setelah dirinya menjadi tersangka pembunuh Brigadir J. Terlebih, sudah ada dua alat bukti yang sah, dikuatkan pengakuan 3 orang saksi di TKP, bahwa Bharada E melakukan penembakan terhadap Brigadir J atas perintah Fredy Sambo.
Menurut Mahfud pihaknya sudah berkomunikasi dengan Bareskrim Polri untuk mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) atas kasus dugaan pelecehan seksual.
“Harus di SP3 dong, karena yang dituduh melecehkan sudah ditembak mati,” ujar Mahfud di depan Deddy Corbuzier.
Mahfud juga mengungkap, detail tuduhan pelecehan yang ada dalam laporan tersebut mengerikan, bahkan menjijikan. Namun, ia mengatakan hal tersebut tidak layak diungkap di situ.
“Nah cerita-cerita laporan pemeriksaan itu yang mengerikan campur menjijikan juga, makannya saya bilang sensitif gitu, bagaimana tuduhan terhadap dia melecehkannya bagaimana itu kan ada uraiannya itu, udah tutup di sini jangan dicecar lagi saya,” ujar Mahfud.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
Terkini
-
Jawab Tantangan Gubernur Pramono, Bank Jakarta Pasang Target Jadi Orkestrator Ekonomi Ibu Kota
-
Misteri Penemuan Torpedo Kuning di Pesisir Pulau Kangean
-
Azizah Salsha Ngamuk Dihujat Fans Internasional Gara-Gara Harry Styles
-
Rupiah Melemah Hari Ini, Dolar AS Naik ke Rp17.164 Jelang Pengumuman BI
-
Silent Treatment Ala Iran Usai Trump Umumkan Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
4 Rekomendasi Parfum Pria untuk Cuaca Panas, Aromanya Tidak Menyengat
-
7 Fraksi DPRD Kaltim Setuju Gulirkan Hak Angket Usut Kebijakan Rudy Mas'ud
-
Tentara Israel yang Hancurkan Patung Yesus di Lebanon Dijatuhi Hukuman Ringan
-
Menjelajahi Menara Galata: Ikon Istanbul dengan Panorama 360 Derajat
-
Miris! Peserta UTBK di Undip Tanam Alat di Telinga, Panitia Sampai Bawa ke Dokter THT