/
Jum'at, 12 Agustus 2022 | 19:12 WIB
Deolipa Yumara eks Pengacara Bharada E (Suara.com/Muhammad Yasir)

Tak banya yang tahu kalu pengacara Deolipa Yumara ternyata sudah bernyali besar sejak dulu. Buktinya, dia getol suarakan keresahannya atas gejolak sosial di masyarakat lewat musik dan lagu.

Cengkeroeng Ditangkap KPK bukti Deolipa tak ciut nyali bersuara tentang situasi dan kondisi yang sedang tak menentu. Lagu ini dirilis pada 2019 silam. 

Lagu ini sekaligus protes Deolipa terhadap maraknya praktik korupsi yang mengakar di kalangan elit. 

"Kita mencoba mengingatkan kembali masyarakat tentang bahaya itu bagi kehidupan sosial bermasyarakat kita," kata Deolipa saat merilis single tersebut.

Deolipa Yumara kemudian membentuk sebuah grup band bergenre rock n roll yang dinamai Deolipa Project.

Band ini dibidani Deolipa sebagai vokalis, Arya Setyadi (bassist), Denovan (drummer), Irul (gitaris) dan Eta (gitaris). 
 
Deolipa Yumara beken setelah maju menjadi kuasa hukum Bharada E terkait kasus Irjen Ferdi Sambo. Paling baru statusnya sebagai pengacara Bharada E dicotpot sepihak oleh Bareskrim.  

Yang bikin heboh, Deolipa Yumara siap menggugat Bareskrim Polri jika honornya sebagai pengacara Bharada E senilai Rp 15 triliun tak dibayar.

Ancaman ini terlontar menyusul dicopotnya Deolipa sebagai pengacara Bharada E secara mendadak oleh Bareskrim.

Dia menyebut sejak awal ditunjuk Bareskrim untuk menjadi kuasa hukum Bharada E yang kini jadi salah satu tersangka kasus pembunuhan Brigadir J.

Baca Juga: Penampilan Terbaru Sule setelah Resmi Cerai dari Nathalie Holscher Jadi Gunjingan: Kusut Banget Kang

Keberanian Deolipa mengancam Bareskrim ini patut diacungi jempol. Tapi sikap berani ini sebenarnya bukan barang baru.

Di industri kreatif, keberanian lelaki berambut gondrong ini dituangkan dalam karya lagu bersama band besutannya, Deolipa Project.

Load More