Fresh.suara.com - Muhammad Salim Jindan al Habsyi alias Habib Jindan hadir di podcast dr Richard Lee untuk kedua kalinya. Namun, kali ini Jindan “istilah kata” tidak dalam tujuan menantang adu tembak dengan Pesulap Merah seperti pada podcast sebelumnya, melainkan lebih kepada rekonsiliasi dengan dr Richard Lee.
Sebelumnya diberitakan, Jindan kesal lantaran dirinya merasa dipermalukan saat hadir di podcast dr Richard Lee bersama pengacara dukun Firdaus Oiwobo. Ia pun tak terima lantaran jargon “ente kadang-kadang” yang ia kerap ucapkan, dirasanya jadi bahan olok-olok oleh Richard Lee di kala membuat sayembara kekebalan pisau bedah beberapa waktu lalu.
Namun, setelah kedua belah pihak saling terbuka akan unek-unek dan keberatan masing-masing, kedua belah pihak akhirnya bisa mengerti satu sama lain. Jindan bahkan merasa bersyukur lantaran jargon “istilah kata” dan “ente kadang-kadang” yang sempat menjadi bahan olokan terhadapnya, kini justru menjadi berkah.
“Kok gue dihujat melulu, ‘ente kadang-kadang’, trus saya cek video, oh iya kebanyakan ngomong ente kadang-kadang dan kebanyakan ngomong istilah kata, jadi viral kan. Cuma mikir lagi, kebayang-bayang, ah nanti, siapa tahu nanti ada yang mau beli istilah kata, bener, malah jadi lagu,” ujar Jindan.
Ia lantas menceritakan ajakan Youtuber Denise Chariesta untuk membuat lagu dengan jargon-jargon tersebut.
“Denise (Denise Chariesta) nelepon, doain ya, supaya dapat apa namanya, endorse, sponsor, yaudah kun fayakun, besoknya ngabarin lagi, nelepon, ‘Dan dapet nih’, katanya, tapi demi Allah sih, Jindan bukannya mau cuci tangan bukan mau apa, cuman Jindan pengen bergerak independen karena apa? Jindan tidak mau, udah kehilangan orang tua dua, dan tidak mau lagi melihat kakek meninggal, karena janji Jindan pribadi, sebelum Jindan sukses nggak bakal kembali ke Palembang,” tutur Jindan yang memutuskan untuk tak lagi berkongsi dengan persatuan dukun dalam rangka menyeret Pesulap Merah alias Marcel Radhival ke meja hijau.
Berita Terkait
-
dr Richard Lee Desak Jindan Jujur-Jujuran soal Kebal Jarum Pentol, Jawaban Cicit Mbah Priuk Mengejutkan
-
Habib Jindan Banting Setir Jadi Artis! Bukan Lagi Dukun
-
Mbak Rara Pawang Hujan Ungkap Lelaki Penyuka dr Richard Lee, Hasilnya Nggak Nyangka!
-
Pecah Kongsi, Pengacara Dukun Kesal Jindan dan Haji Ridwan Kini Sangkal Bukan Dukun
-
Deddy Corbuzier Tawari Guru Habib Jindan Adu Tembak AK-47, Ogah Pakai Airsoft Gun
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Ulasan Novel Testimony of N: Ketika Kebohongan Menjadi Bentuk Perlindungan
-
Putusan MK soal Anggaran MBG Dinilai Masih Sisakan Celah hingga 2027
-
Bocah SD Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Kini Jalani Operasi, Polisi Selidiki Kasusnya
-
Berapa Banyak Warga Sulsel Nikmati Program MBG? Ini Data Kementerian Keuangan
-
Usai Perry Warjiyo Mundur, Prabowo: Kita Harus Jadi Satu Tim yang Mendukung!
-
PN Jaksel Tolak Praperadilan Lodewyk Pusung, Status Tersangka Korupsi MBG Tetap Sah
-
Jatim Media Summit 2026: Ancaman Siber Mengintai Media dan Kreator, Keamanan Digital Jadi Keharusan
-
Mentan Luruskan Klaim Presiden Prabowo soal Penggilingan Padi Untung Rp2 Triliun per Bulan
-
Sudah 26 Tahun Tak Berubah, Mendagri Beri Lampu Hijau Revisi Aturan Gaji Kepala Daerah
-
Bukan Gagal, Penurunan Kepuasan Publik ke Prabowo Disebut Bukti Agenda Bersih-bersih Berjalan