Fresh.suara.com - Dalam kasus pembunuhan Brigadir J alias Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat polisi menetapkan lima tersangka yakni Irjen Ferdy Sambo, Bharada E, Bripka Ricky Rizal, Kuat Ma’ruf dan Putri Candrawathi.
Namun Putri Candrawathi sebelumnya dikabarkan tidak ditahan polisi karena alasan kemanusiaan. Putri tak ditahan karena alasan memiliki bayi dan kondisi kesehatannya yang belum stabil.
Terkait hal itu, keluarga Brigadir J pun buka suara. Bibi dari Brigadir J menginginkan agar tersangka kasus pembunuhan berencana tersebut dapat ditahan, karena ancaman hukumannya sudah lebih dari lima tahun.
"Itulah hebatnya hukum di Indonesia ini selalu tumpul ke atas tapi tajam ke bawah. Banyak kok ibu-ibu di luar sana yang punya bayi, hamil tapi mereka dihukum di penjara, ditahan, ini pertanyaan juga bagi kami kenapa gara-gara dia seorang istri petinggi negara makannya gak dihukum,” kata Bibi Brigadir J, Roslin Simanjuntak dalam kanal YouTube tvOneNews, dikutip Kamis (8/9/22).
Keluarga pun menyerahkan ini semua ke petugas yang berwenang dan mengharapkan untuk kebijakannya supaya tersangka pembunuhan Putri Candrawathi bisa menaati hukum yang berlaku.
“Kami serahkan saja ke pak Kapolri, dan tim khusus kebijakannya karena pasal ini dia sudah hukuman diatas lima tahun, karena mereka satu keluarga merencanakan pembunuhan itu hukumannya otomatis sudah diatas lima tahun,” ucapnya.
Karena tidak ditahan, Keluarga Brigadir J khawatir Putri bisa membuat opini opini baru, membuat kebohongan baru karena dia merasa tidak bersalah.
“Seharusnya dia ditahan tapi dia masih diberi kelonggaran, dia gak ditahan ya dia merasa bu PC ini di atas angin ya, bahwasanya dia merasa tidak bersalah. Makannya dia membuat opini-opini baru lagi, membuat kebohongan-kebohongan yang baru lagi karena dia tidak merasa bersalah,” kata Roslin.
Baca Juga: Viral Video Mbak Rara Gagal Setop Hujan saat Konser: Remotenya Kehabisan Baterai
Berita Terkait
-
Seharusnya Ini Rekomendasi Komnas HAM untuk PC, Bukan kepada Penyidik
-
Haris Azhar Nilai Brigadir J Disiksa, Ini Bentuk Penyiksaannya
-
Beredar! Video Ferdy Sambo Bentak-Bentak Ojol dengan Tampang Sangar
-
Rencana Cadangan Ferdy Sambo Jadi Kekhawatiran Terbesar Pengacara Brigadir J
-
Seali Syah Ratapi Nasib, "Surat Sakti" Ferdy Sambo soal Hendra Tak Digubris: Kok Gini Amat Ya?
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Jatah Marthino Lio di Badut Gendong Sempat Nyaris Diganti Aktor Lain
-
Apakah Denza D9 Generasi Baru Jadi MPV Mewah Paling Gila Abad Ini?
-
Dosen Diduga Terlibat Kasus Daycare Little Aresha, Begini Respons UGM
-
Wamendagri Wiyagus: Perkuat Peran Damkar, Satpol PP dan Satlinmas untuk Lindungi Masyarakat
-
15 Link Twibbon Hari Pendidikan Nasional 2026 Gratis, Bisa Langsung Diunggah ke Medsos
-
Dhani Ungkap Borok Maia ke Safeea, Jejak Digital Al Ghazali Tak Terima Punya Adik Cewek Viral Lagi
-
Ibu 63 Tahun Jalani Operasi Limpa Akibat Kecelakaan KA Bekasi
-
Pasca Kecelakaan Maut, Operasional Stasiun Bekasi Timur Mulai Pulih
-
Tumpukan di Balik Senyum Desa Tambakromo
-
Prabowo Kumpulkan 1.500 Komandan Satuan TNI di Bogor: Kobarkan Semangat Maju Tak Gentar