/
Kamis, 08 September 2022 | 09:26 WIB
CCTV Rumah Sambo

Fresh.suara.com - Sebelumnya, keberadaan kamera pengawas atau Closed Circuit Television (CCTV) di sekitar kediaman Ferdy Sambo dalam kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J sempat dikabarkan hilang atau rusak.

Namun Polri telah menemukan rekaman kamera pengawas (CCTV) yang ada di rumah Ferdy Sambo pada Juli lalu. 

Terkait hal ini, Pakar Digital Forensik Ruby Alamsyah menyebut jika CCTV yang sengaja atau tidak sengaja dihapus, pasti bisa dipulihkan kembali.

“Jawaban pastinya adalah pasti kita sudah memeriksa CCTV tersebut dalam korupsi apa yang dirusaknya, bagaimana dia merusaknya, pakai apa. Simple teori dalam komputer ialah sesuatu yang kita hapus itu pasti bisa di recovery, tapi sesuatu yang sudah ditimpa itu tidak bisa di recovery kembali,” kata Ruby Alamsyah dalam kanal YouTube KOMPASTV, dikutip Kamis (8/9/22).

Rekaman CCTV yang disebut bisa menggambarkan konstruksi kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J secara menyeluruh memang sempat simpang siur keberadaanya. Bahkan sempat disebut rusak oleh Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto.

Namun menurut Ruby, kamera pengawas di kediaman Ferdy Sambo sangat kecil kemungkinan CCTV itu rusak.

“Menurut pengalaman saya sekitar hampir 20 tahun ini kemungkinan besar CCTV seperti itu rusaknya sangat kecil, sangat kecil kemungkinan CCTV itu rusak dan tidak bisa dipergunakan atau tidak bisa dianalisa,” ucapnya.

Load More