Fresh.suara.com - Nama Brigjen Hendra Kurniawan menjadi sorotan dalam kasus pembunuhan Brigadir J karena diduga sebagai pemberi perintah pengganti CCTV di rumah Ferdy Sambo.
Diketahui ternyata Brigjen Hendra telah memberikan perintah 4 polisi untuk merusak kamera CCTV yang ada di rumah dinas Ferdy Sambo.
Hal itu diungkap wartawan Tempo, Linda Trianita, ia menyebut awalnya Kompol Baiquni Wibowo, Kompol Chuck Putranto, Kombes Agus Nurpatria, dan AKBP Arif Rachman menonton tayangan yang ada di dalam kamera CCTV.
Cuplikan pernyataan Linda tersebut diunggah ulang oleh akun Instagram @lambee.pedes. Linda mengatakan, setelah memeriksa CCTV, keempat polisi tersebut menghubungi Brigjen Hendra untuk menanyakan keputusan selanjutnya.
"Ketika itu Brigjen Hendra di Jambi. Kompol Baiquni Wibowo, Kompol Chuck Putranto, Kombes Agus Nurpatria, dan AKBP Arif Rachman setelah nonton CCTV itu, di CCTV itu Pak Sambo ketika datang Yosua masih hidup," ucap wartawan Tempo, Linda Trianita dikutip pada Senin, 12 September 2022.
"Dan di situ mereka berempat setelah menonton, mereka menghubungi Pak Hendra harus diapakan CCTV ini dan ada perintah dari Pak Hendra untuk menghancurkan CCTV itu, nah di situ ada peran aktifnya," sambungnya.
Di sisi lain, meski istri dari Hendra Kurniawan, Seali Syah mengatakan sang suami tidak bersalah, namun diyakini adanya bukti kuat kalau jenderal bintang satu itu terlibat langsung dalam menutup-nutupi kasus Brigadir J.
Linda menyebut, Brigjen Hendra Kurniawan telah berani melakukan rekayasa serta menghancurkan bukti-bukti dalam kasus ini.
"Jadi jika sekarang istri Pak Hendra bilang bahwa suaminya tidak bersalah, bahkan ada surat dari surat pernyataan dari Pak Sambo bahwa Hendra Kurniawan dan Agus Nurpatria tidak bersalah," tutur Linda.
Baca Juga: Viral Ketua DPRD Lumajang Tak Hafal Pancasila, Disoraki Mahasiswa
“Tapi fakta menunjukkan bahwa Hendra Kurniawan itu berperan aktif membantu Pak Sambo untuk merekayasa bukti-bukti dan menghancurkan bukti-bukti yang ada, seperti itu," pangkasnya.
Berita Terkait
-
Kejanggalan di Penampilan Putri Candrawathi Dua Tahun Terakhir, Wartawan Senior Curigai Hal Ini
-
Dicurigai Pengalihan Isu Sambo, Bjorka Ditantang Bongkar Kasus Pembunuhan Brigadir J
-
Soal Brigadir J, Farhat Abbas: Normal dalam Islam Orang Berzina Itu Dibunuh
-
Farhat Abbas Tuding Brigadir J Selingkuh, Minta Sambo Dinobatkan jadi Pahlawan Penegakan Hukum!
-
Sambo Bantah Beri "Uang karena Jaga Ibu" pada Bripka RR, tapi RR Akui Dikasih Meski sudah Diminta Lagi
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana