/
Minggu, 11 September 2022 | 20:49 WIB
Putri Candrawathi, Brigadir J dan beberapa orang lain

Fresh.suara.com - Tampil di YouTube Uya Kuya, pengacara Farhat Abbas memberikan pernyataan yang berpotensi memicu kontroversi. Pasalnya, Farhat Abbas melontarkan pernyataan yang isinya dugaan motif Ferdy Sambo menghabisi ajudannya, Brigadir Novriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J.

Adapun, niatan Uya Kuya mengundang Farhat Abbas dalam videonya adalah lantaran Farhat Abbas kerap membuat Insta Story yang isinya mengomentari kasus penyidikan pembunuhan Brigadir J yang sedang berjalan di kepolisian.

Dalam wawancaranya dengan Uya Kuya, Farhat Abbas menduga ada motif asmara di balik kematian Brigadir J. Ia berasumsi bahwa Brigadir J punya hubungan rahasia dengan Putri Candrawathi. 

Menurut Farhat, adalah hal yang wajar bagi Sambo yang menghabisi nyawa Brigadir J. Sebab, sambung Farhat, dalam Islam adalah hal yang normal bahwa pelaku perzinahan dihukum dengan hukuman mati.

"Ini bukan menyangkut masyarakat, karena normal dalam islam itu kalau orang berzina itu dibunuh, cuma hukum positif kita itu tidak membuat untuk dibunuh, jadi menurut saya ini bukan pembunuhan berencana," ujar Farhat.

Meski hingga kini belum diketahui pasti apa motif pembunuhan Brigadir J, Farhat cukup yakin bahwa terjadi perselingkuhan antara Putri Candrawathi dengan Brigadir J.  

"Menurut saya ini bukan pembunuhan berencana, tapi perencanaan perselingkuhan yang gagal sehingga menyebabkan kematian pada penyelingkuh tersebut," pungkas Farhat.

Netizen yang menulis di kolom komentar pun menyatakan ketidaksetujuan mereka atas pernyataan Farhat.

“Hanya buang waktu sia-sia bila tim uya kuya mengundang narasumber seperti farhat abas,” tulis Malay Girl

Baca Juga: Farhat Abbas Tuding Brigadir J Selingkuh, Minta Sambo Dinobatkan jadi Pahlawan Penegakan Hukum!

“Mas Uya, jangan dong memperkeruh auasana. Dengan ngundang orang yg tdk berkompeten dlm masalah. Kasian keluarga korban. Ini orang kaya nya cuma ikut nyari panggung doank Bang,” tulis Hendrawan Yahya

Load More