Fresh.suara.com - Beredar video yang memperlihatkan sosok Ketua DPRD Lumajang tidak hafal Pancasila viral di media sosial.
Diketahui Ketua DPRD Kabupaten Lumajang, Anang Akhmad Syaifuddin tengah membacakan Pancasila di hadapan peserta Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI).
Dalam video yang diunggah kembali oleh akun pembasmi.kehaluan.reall pada Senin (12/9), terlihat Anang yang berdiri di depan peserta seraya menggenggam mikrofon dan memimpin pengucapan Pancasila yang diikuti oleh para peserta yang hadir dalam ruangan tersebut.
Pada ucapan Sila kesatu sampai ketiga berjalan lancar tidak ada kendala, namun ketika sila keempat, Ketua DPRD Lumajang itu tampak salah mengucapkannya.
“Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat dalam kebijaksanaan dan permusyawaratan,” ucap Ketua DPRD Kabupaten Lumajang, Anang Akhmad Syaifuddin.
Sontak Mahasiswa yang hadir dalam ruangan tersebut pun menyadari kesalahan pengucapan Anang dan suasana pun langsung riuh.
“Eh salah-salah,” kata Mahasiswa yang lainnya.
Mengetahui ucapannya salah, Anang pun hanya tersenyum seraya mendapatkan tepuk tangan dari peserta.
"Gemetar saya,” ujar Anang.
Baca Juga: Aura Kasih Pamer Bodi Aduhai Berbalut Setelan Golf, Netizen: Kelebihan Muatan!
“Bapak jangan pernah membuat alasan pada kita. Ini namanya penistaan Pancasila kalau gini,” ujar salah seorang orator dengan mikrofon.
Menanggapi video viral tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Lumajang, Anang Akhmad Syaifuddin, saat dikonfirmasi tidak mau berkomentar. “No Comment, ya Mas,” jawabnya singkat.
Postingan tersebut lantas mendapat kritikan dan beragam komentar dari netizen.
“Pantesan ga sih anggora dpr pd gampang korupsi, soalnya pancasila aja ga hafal,” kata @nin_di92.
“Kaya gini kok dipilih jd anggota dewan…mending mutasi jabatan jadi kang parkir j,” ucap @ogie_itu_yoyo.
“Cuuh makan duit rakyat bisa,,,dia pasti ga lulus sd,” @ukiukauka.
“Sila2nya aja g hafal apalagi nilai2nya..makanya…,” @liliksaritriatmojo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati