/
Minggu, 02 Oktober 2022 | 15:24 WIB
Gilang Widya Pramana alias Gilang Juragan 99 dan Shandy Purnamasari (Instagram)

Gilang Widya Pramana atau dikenal dengan sebutan Juragan 99 yang juga bos klub sepak bola Arema FC jadi bulan-bulan netizen menyusul insiden rusuh di Stadion Kanjuruhan yang menewaskan 174 orang.  

Mulanya, Gilang Permana posting pita hitam sebagai simbol berduka di akun Instagramnya. Bukannya menuai simpati, netizen justru merujak Gilang Permana dengan kata-kata pedas.

Netizen mendesak bos MS Glow ini bertanggung jawab atas tragedi kemanusiaan yang menelan ratusan nyawa suporter Aremania. 

"Tanggung jawab bos, kasihan keluarga korban," ucap akun @sapt***.

"Nyawa 100 orang diganti pakai apa, Pak?" tutur akun @muh****.

Makin pedas, ada seorang warganet yang diduga suporter Aremania menegurmanajemen Arema FC.

Sangat disayangkan, kata si netizen, tak satu pun manajemen yang datang ke rumah sakit untuk membantu para korban.

"Ke mana manajemen? Semua nggak ada yang datang ke RS," ucap akun @christofor***.

SRicuh pecah disulut kekalahan Arema FC dari Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang. Massa suporter yang kecewa merangsek masuk ke lapangan dan berusaha menyerang pemain dan ofisial Arema FC.

Baca Juga: Gilang Juragan 99 Disemprot Usai Tragedi Kanjuruhan: Manajemen Arema Gak Datang ke RS!

Aksi ini dibalas dengan temabakan gas air mata oleh polisi. Gas air mata ini yang disebut-sebut menyebabkan banyak korban jiwa akibat sesak napas. 

Selain Aremania, dua korban meninggal dunia juga datang dari pihak kepolisian yang malam itu bertugas mengamankan pertandingan. Empat mobil polisi turut hangus terbakar imbas kerusuhan.

Load More