Fresh.suara.com - Belakangan ini beredar sebuah video CCTV yang diduga di kediaman Lesti Kejora dan Rizky Billar. Diketahui rekaman tersebut pasca kejadian KDRT yang menimpa Lesti Kejora.
Tak hanya menarik perhatian publik, rekaman CCTV itu pun mendapat sorotan dari pakar telematika Abimanyu Wachjoewidajat. Ia menyebut jika CCTV yang beredar di media sosial adalah palsu, karena ada beberapa kejanggalan dalam rekaman CCTV tersebut.
Cuplikan pernyataan Abimanyu tersebut diunggah kembali oleh akun gosip lambee.pedes pada Senin (10/10).
"Menurut saya yang diperlihatkan sekarang viral itu adalah informasi CCTV yang ada sudah direkayasa. Sebab itu lebih dekat, lebih zoom jadi informasinya hilang," kata Abimanyu dikutip pada Selasa (11/10/22).
Dalam rekaman CCTV, Abimanyu menganalisis ada seorang wanita yang tengah menggendong anaknya sambil memanggil orang lain.
"Ada seorang wanita yang menggendong anaknya kemudian semacam memanggil pembantunya karena kelihatan ada wanita lain keluar menampung anak tersebut kemudian kembali turun," lanjut Abimanyu.
Abimanyu menjelaskan ada rekaman yang dipotong namun tidak ditayangkan seutuhnya, alhasil menimbulkan rasa penasaran mengenai kejadian yang sesungguhnya.
"Dan kemudian si wanita ini masuk ke dalam ruangan selesai di rekaman selanjutnya tau tau di gerbang di halaman lagi berjalan dengan jeda kalo ga salah sekitar 43 menit. Kalau dengan jeda yang begitu lama itu ga dikit loh," ucapnya.
"Adanya potongan di sini saya jadi mempertanyakan what was happen yang tidak mau dikasih lihat oleh pengunggah video ini di youtube? pasti ada tujuannya loh," terangnya.
Baca Juga: Ayu Dewi Bongkar Lokasi Regi Datau Salurkan Hasrat: Seminggu 3 Kali!
Terkait hal itu, Abimanyu berharap ada pihak kepolisian yang memanggil pakar telematika lain untuk mencari tahu dan menyelidiki apakah rekaman CCTV yang tersebar otentik atau tidak.
"Harus digali lebih lanjut. Bertahap dan harus ada yang mengulas CCTV tersebut dan dianggap otentik, dan bisa diketahui apakah itu di crop atau tidak," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Dihujat Langgar Privasi Rizky Billar, Marissya Icha Skak Mat Para Penghujat
-
Aldi Taher Tuntut Lesti dan Billar Tanggung Jawab, Kenapa Lagi Ini?
-
Viral Video Lawas Igun Minta Lesti Lakukan Ini Agar Billar Tak Macam-Macam
-
Khawatir Disandera Rizky Billar, Dugaan Alasan Lesti Bawa Baby L Umrah Menurut Pakar
-
Rizky Billar Kegep Nge-like Video Begituan di Twitter
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dan Rombongan Pejabat Dibawa KPK ke Jakarta Naik Kereta
-
BRI Gandeng Yakult Lady: Digitalisasi Transaksi UMKM dan Dukungan Kesejahteraan Melalui QRIS
-
BRI Siaga Lebaran 2026: Kantor Cabang, BRImo, hingga Agen BRILink Siap Layani Nasabah
-
BRI Pastikan Akses Perbankan Tetap Mudah Selama Libur Idul Fitri 2026
-
Transaksi Tetap Lancar Saat Libur Lebaran, BRI Andalkan BRImo dan Jaringan ATM Nasional
-
BRI Optimalkan 186 Kantor Cabang dan Ekosistem Digital untuk Layanan Lebaran
-
Sambut Lebaran 2026, BRI Hadirkan Layanan Perbankan di Cabang dan Kanal Digital 24 Jam
-
BRI Jaga Kelancaran Transaksi Selama Libur Idul Fitri 1447 H dengan Layanan Cabang Selektif
-
BRI Perkuat Layanan Lebaran Lewat BRImo, ATM, dan Jaringan Agen BRILink
-
Libur Lebaran 2026, BRI Pastikan Nasabah Tetap Bisa Bertransaksi dengan Aman