-
Timnas Spanyol fokus memulihkan mentalitas dan strategi di Chattanooga usai hasil imbang mengejutkan.
-
Mikel Merino mengklarifikasi metafora duka sebagai cerminan kekecewaan mendalam akibat kegagalan meraih kemenangan.
-
Skuad La Roja menjadikan perjalanan juara Argentina dan Spanyol 2010 sebagai inspirasi kebangkitan.
Suara.com - Timnas Spanyol langsung mengalihkan fokus untuk membenahi performa menjelang laga hidup-mati melawan Arab Saudi di Piala Dunia 2026, Minggu besok.
Hasil imbang tanpa gol melawan Tanjung Verde memaksa skuad La Roja mengevaluasi mentalitas bertanding mereka secara mendalam.
Pasukan Luis de la Fuente kini telah kembali ke markas latihan mereka di Chattanooga, Tennessee.
Mereka memiliki waktu 5 hari untuk memulihkan kondisi fisik sekaligus menghilangkan kegusaran akibat kegagalan mendulang poin penuh.
Gelandang Arsenal, Mikel Merino, mengakui bahwa ruang ganti sempat diselimuti kekecewaan yang sangat berat.
Namun, situasi tersebut dinilai wajar bagi sebuah tim dengan ekspektasi dan jiwa kompetitif yang tinggi.
"Setiap pemain memiliki caranya sendiri untuk menghadapi masa berduka," ujar Merino kepada jurnalis dalam konferensi pers setengah jam pada hari Selasa.
"Beberapa ada yang suka langsung menonton video pertandingan ulang. Yang lain lebih memilih untuk memutus koneksi. Ini adalah momen untuk menelan kekecewaan karena tidak mendapatkan 3 poin. Kami sudah memikirkan apa yang harus kami tingkatkan."
Pernyataan tersebut sempat memicu spekulasi bahwa internal tim sedang mengalami guncangan hebat pasca-laga perdana.
Baca Juga: Demam Piala Dunia 2026: Marc Klok Dukung 3 Negara Ini Selain Belanda
Merino segera meluruskan maksud dari penggunaan istilah yang dinilai terlalu dramatis oleh para jurnalis.
"Mungkin saya tidak mengekspresikan diri dengan baik, itu adalah upaya metafora, sebuah perbandingan," kata Merino memberikan klarifikasi.
"Tidak ada yang meninggal. Ini bukan berduka yang seperti itu. Namun terkadang kekalahan terasa seperti itu. Ketika Anda sangat kompetitif, Anda ingin berada di performa terbaik Anda. Ketika Anda tidak mencapainya, Anda pulang ke rumah dan Anda bahkan tidak ingin berbicara dengan keluarga Anda. Itulah mengapa ini sedikit seperti berduka."
Menatap masa depan di turnamen ini, Merino optimistis dinamika grup masih sangat terbuka bagi siapa saja.
Ia mencontohkan Argentina pada Piala Dunia 2022 yang mengawali kompetisi dengan kekalahan mengejutkan sebelum akhirnya menjadi kampiun.
"Banyak cerita hebat dimulai dengan pertandingan yang tidak terlalu bagus," tutur mantan pemain Real Sociedad tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
Terkini
-
Lionel Messi Emosional Usai Hattrick ke Gawang Aljazair: Ini Jauh Melampaui Impian Saya
-
Neymar Menjalani Latihan Terpisah di New Jersey Pasca Cedera Panjang
-
Thomas Tuchel Tolak Nyanyikan Lagu Kebangsaan Inggris di Piala Dunia 2026, Ini Alasannya
-
Demam Piala Dunia 2026: Marc Klok Dukung 3 Negara Ini Selain Belanda
-
Tak Ada Obat, Lionel Messi Dapat Nilai 10/10 Usai Hattrick Saat Argentina Bantai Algeria
-
Saddil Ramdani Ogah Mulai dari Nol, Pilih Latihan Mandiri Saat Libur Panjang Kompetisi
-
Fakta Mencengangkan di Balik Brace Erling Haaland Saat Norwegia Hajar Irak 4-1
-
Kylian Mbappe Lampaui Rekor Giroud Lewat 2 Gol Prancis vs Senegal
-
Bruno Fernandes Ungkap Ambisi Besar Portugal Rebut Gelar Juara Perdana Piala Dunia
-
Lionel Messi Mencetak Sejarah Baru Setelah Membantai Aljazair di Piala Dunia 2026