- Pelatih Shin Tae-yong menekankan pentingnya memberikan menit bermain bagi talenta muda untuk memajukan kualitas sepak bola Indonesia.
- Persija Jakarta berkomitmen melakukan regenerasi dengan melibatkan 23 pemain lulusan akademi dalam lima musim terakhir secara konsisten.
- Shin Tae-yong meminta PSSI menerapkan regulasi yang mewajibkan klub profesional memberikan kesempatan bertanding kepada para pemain muda.
Suara.com - Shin Tae-yong kembali menekankan pentingnya peran pemain muda dalam memajukan kualitas sepak bola Indonesia secara menyeluruh di kancah internasional.
Pelatih yang kini menakhodai Persija Jakarta tersebut mengirim pesan kuat kepada PSSI agar terus mendorong klub-klub profesional memberikan menit bermain yang nyata bagi talenta lokal.
Melalui visinya di ajang Super League, Shin Tae-yong bertekad menjadikan pembinaan usia muda sebagai fondasi utama dalam membangun kejayaan skuad Macan Kemayoran.
Juru taktik asal Korea Selatan tersebut menilai potensi besar atlet muda di Tanah Air hanya akan terbuang sia-sia jika mereka tidak mendapatkan panggung di kompetisi resmi.
Regenerasi di dalam tubuh tim dianggap sebagai harga mati yang tidak bisa ditawar jika ingin melihat sepak bola nasional bersaing di level elite dunia.
“Ada cukup banyak pemain muda di Indonesia. Demi masa depan sepak bola Indonesia, saya berpikir bahwa kami harus secara jelas dan pasti memberikan banyak kesempatan bermain kepada para pemain muda,” kata Shin Tae-yong dikutip dari laman resmi Persija, Rabu (17/6/2026).
Shin Tae-yong menyadari bahwa kebijakan menurunkan pemain muda terkadang sangat berisiko terhadap hasil akhir pertandingan yang krusial.
Namun, ia meyakini bahwa kematangan mental dan teknik seorang pemain hanya bisa terbentuk melalui tekanan yang dirasakan langsung di atas lapangan hijau.
“Tentu saja hal itu bisa berubah tergantung situasi. Namun, saya selalu berpikir bahwa anak-anak muda Indonesia harus berkembang melalui pertandingan secara langsung,” tutur Shin Tae-yong.
Baca Juga: Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker Masuk DPR, Timnas Indonesia Segera Dapat Amunisi Baru
Baginya, tidak ada jalan pintas dalam mencetak pemain berkualitas selain memberikan jam terbang yang konsisten sejak usia dini.
“Hanya dengan cara itulah sepak bola Indonesia bisa maju. Saya selalu memegang prinsip itu,” ungkap Shin Tae-yong saat menjelaskan filosofi kepelatihannya.
Tradisi Regenerasi Macan Kemayoran
Persija Jakarta sebenarnya sudah memiliki rekam jejak yang cukup impresif dalam urusan mengorbitkan bakat-bakat muda dari akademinya.
Langkah strategis yang diambil Shin Tae-yong seolah menyambung tradisi yang selama ini telah berjalan di klub kebanggaan warga Jakarta tersebut.
Pada kompetisi Super League musim 2025/2026 yang baru saja berakhir, lima pemain muda tercatat sukses melakoni debut profesional mereka bersama tim utama.
Berita Terkait
-
Sosok Penting Persija Jakarta Cabut Gabung Persis Solo
-
Lebih dari 14 Asprov Dipimpin Plt, Tata Kelola PSSI Jadi Sorotan
-
Pernah Dibikin Malu Shin Tae-yong, Herve Renard Dikabarkan Jadi Pelatih Tunisia
-
Shin Tae-yong Dapat Kuasa Penuh di Persija Jakarta, Manajemen Siap Kasih Pemain Terbaik
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur