Fresh.suara.com - Polda Jatim mengungkapkan sejumlah hal terkait perkembangan kasus video mesum Kebaya Merah yang diperankan lelaki berinisial ACS dan perempuan berinisial AH. Kali ini, polisi mengungkap alasan mengapa Kebaya Merah dipilih menjadi kostum si perempuan perempuan.
Dikatakan oleh Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jatim, Komisaris Besar Polisi Farman, lelaki inisial ACS adalah warga Surabaya yang berprofesi sebagai pengusaha EO alias Event Organizer. Sementara itu, sang perempuan, berinisial AH, adalah warga Malang yang berprofesi sebagai model.
Pada pernyataan terpisah, Plh Kasubdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim Kompol Harianto Rantesalu menjelaskan bahwa ada alasan khusus mengapa para pembuat video mesum itu memilih kebaya merah sebagai kostum yang dikenakan AH.
Menurut Harianto, kebaya merah dipilih lantaran hal tersebut dimanfaatkan untuk memenuhi fantasi seksual di antara keduanya.
"(Mengenakan kebaya merah) iya salah satunya karena itu (untuk fantasi). Masih lidik, mohon waktu," ujar Harianto.
Namun, ia menegaskan, dalam perkembangannya nanti, bisa jadi ditemukan motif lain dari digunakannya kebaya merah tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Gadis Kebaya Merah Main Ranjang Bikin Nafa Urbach Marah, Kenapa?
-
Bikin Keringat Dingin! Ternyata Ini Hubungan Gadis Kebaya Merah dengan Cowok Berbalut Handuk
-
Ini Identitas Perempuan di Video Viral Kebaya Merah, Inisialnya AH, asal Malang
-
Versi Lain Video Kebaya Merah, Si Gadis Diiming-imingi Sesuatu yang Besar
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Prediksi Yordania vs Aljazair: Adu Taktik dan Duel Bintang Demi Lolos Fase
-
Tiga Tahun Disekap Kekasih di Bandung, Pesan Kabar Baik ke Keluarga Ternyata Akal-akalan Pelaku
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Mahasiswa Desak Presiden Prabowo Copot Natalius Pigai dari Kursi Menteri
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik
-
Pramono Anung: Jakarta Dirancang Jadi Kota Global yang Ramah Warga