“Wanita yang cantik seperti bulan itu kaget melihat nominal yang tertera di bukti transfer tersebut,” lanjut Denise.
Ternyata oh ternyata, semua itu adalah jebakan yang sudah diatur oleh ayahanda R, yang kemudian menjadi mertua dari SYR. Bukan Syahrini, kata Denise, melainkan Santi Yanti Ranti, dalam cerpen imajinatif karyanya tersebut.
Sang ayah R, disebut Denise sebagai “Sang Raja” tidak mau putranya salah pilih pasangan hidup. Ia pun menelusuri latar belakang Bulan dan mendapati bahwa calon menantunya itu pernah menjual diri di masa lalu.
“Raja, ayah dari pangeran ini, dia menelusuri semua kehidupan wanita yang cantik seperti bulan ini karena dia mau memiliki calon istri yang terbaik untuk pangerannya yang akan dijadikan ratu,” ujar Denise.
“Namun, wanita cantik seperti bulan ini kurang beruntung, apa yang dilakukan di masa lalu itu tercium semua. Sang raja menemukan fakta, ternyata tujuh tahun yang lalu dia pernah melakukan transaksi sebesar 100 juta per malam,” lanjut Denise.
Untuk mengetahui apakah Bulan masih mau terima tawaran jual diri, Sang Raja mengatur pertemuan Bulan dengan pria dewasa di kamar hotel itu. Uang senilai 2 miliar rupiah pun dijadikan umpan untuk memancing Bulan.
“Maka dari itu, sang raja ini mencoba menjebak, mengetes untuk membuka mata pangeran, lalu ia melakukan skenario untuk mengetes dia apakah dia masih berjualan atau tidak dan mencoba untuk menawarkan sebesar 2 miliar rupiah dengan tawaran terbang ke Hong Kong dan melakukan transaksi di Hong Kong,” lanjur Denise Chariesta.
Sayangnya, kata Denise, Bulan tergiur dengan besarnya uang tersebut. Ia pun menerima tawaran yang membuat dirinya gagal bersanding dengan R, lelaki pujaan hatinya.
“Lalu apa daya, wanita cantik seperti bulan ini nasibnya kurang beruntung juga, ia menerima tawarannya. Dari situ, semuanya kandas. Setelah ketahuan tentang narkoba, setelah ketahuan tentang terima tawaran 2M, semua kandas,” tutup Denise Chariesta.
Baca Juga: Denise Chariesta: R Pergokin Bulan Hisap Bubuk Putih Haram, Langsung Diputus Tanpa Ampun
Berita Terkait
-
Denise Chariesta: R Pergokin Bulan Hisap Bubuk Putih Haram, Langsung Diputus Tanpa Ampun
-
Denise Tuding Tarif Bulan per Malam 100 Juta, Mainnya Nggak di Jakarta
-
Denise Chariesta: Dewi Perssik Minta Kawin sama Teman Gua, tapi Teman Gua Nggak Mau!
-
Sindir Denise? Luna Maya: Kalau Aku Dideketin Cowok Beristri Bisa Kontrol
-
Denise Chariesta Pegang Kartu As Luna Maya, Kebusukan yang Bakal Rusak Nama Baiknya
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama
-
Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi
-
Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil
-
Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi
-
Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan
-
Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?
-
Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi
-
PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan
-
11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!
-
Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun