Munculnya video artis Tyas Mirasih sedang dalam keadaan terborgol dan diawasi oleh petugas polisi bikin heboh jagat media sosial. Video pendek itu pertama kali disebar oleh akun Instagram @1nsert_kiss pada hari Kamis (15/6/2023).
Akun tersebut menulis "Masih dalam penyelidikan."
Video kekasih tengku Tezi diborgol dan digiring polisi kemudian memicu kehebohan di kalangan pengguna internet. Berbagai komentar dari pengguna internet ditulis di kolom komentar unggahan video tersebut.
Dari komentar netizen, diduga kuat video tersebut merupakan penggalan salah satu sinetron di salah satu stasiun TV yang dibintangi Tyas Mirasih
"Apakah ini benar-benar sinetron? Ibu Tyas baru saja meninggal. Bagaimana mungkin dia terlibat dalam kasus?" tanya seorang netizen tidak percaya.
"Ini pasti sinetron. Ketika seorang artis tertangkap, mereka tidak akan dandanan seperti ini," elak netizen lain berasumsi kalau adegan tersebut jelas-jelas adalah adegan akting di sinetron.
Terdapat juga pengguna internet lain yang memberikan peringatan kepada pemilik akun agar tidak memuat konten yang dapat menimbulkan fitnah.
"Ini pasti sinetron. Tolong, jangan unggah video semacam ini karena dapat menimbulkan fitnah," ancam warganet lainnya.
Setelah melakukan penelusuran, ternyata Tyas Mirasih tidak ditangkap oleh polisi. Pacar Tengku Tezi tersebut baru saja membagikan unggahan di Instagram Story pribadinya beberapa jam yang lalu.
Baca Juga: Pembully Anak Atta Halilintar Minta Maaf: Guru tapi Otak Nggak Dipakai!
Tyas Mirasih dan kekasihnya sedang menikmati hidangan di Bandung, Jawa Barat.
"Mari kita berfoto," tulis Tyas Mirasih di Instagram Story pada hari Kamis (14/6/2023).
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026