Farel Aditya viral setelah ribut dengan Dokter Richard Lee. Ia memutuskan untuk berhenti sekolah setelah didukung finansialnya oleh Richard. Yang bikin kecewa Richard Lee, keputusan Farel berhenti sekolah dan kembali ke Medan dilakukan secara sepihak tanpa memberitahukannya.
Sebelumnya, Farel Aditya bersekolah di salah satu SMA di kota Palembang atas sokongan biaya dari Dokter Richard Lee. Namun, di tengah jalan, Farel tiba-tiba memutuskan berhenti sekolah dan kabur ke kampung halamannya.
Di tengah permasalahan tersebut, situasi semakin memanas ketika muncul sebuah video kontroversial yang menampilkan Farel Aditya tengah merokok tanpa mengenakan baju. Video tersebut diunggah oleh selebgram asal Palembang, Ubey Apsensoo.
Dalam rekaman tersebut, terlihat jelas bahwa Farel Aditya tidak mengenakan baju dan dengan santainya menikmati rokok yang dihisapnya berulang kali. Meskipun video ini mencerminkan gaya hidup yang lebih dewasa, tindakan ini sudah barang tentu memuncilkan kontorversi mengingat Farel yang masih duduk di kelas 2 SMA.
Ubey Apsensoo, sebagai yang mengunggah video ini, tidak bisa menahan diri untuk meragukan usia Farel Aditya.
Ia dengan tegas bertanya, "Parel, sekarang umur berapa?"
Tidak hanya Ubey Apsensoo yang mengetahui tentang video kontroversial ini. Dokter Richard Lee juga mendapatkan informasi mengenai hal tersebut. Dengan menambahkan video ini ke dalam Instagram Story miliknya, dokter tersebut secara halus mengolok-olok tindakan remaja berusia 17 tahun ini.
"Jago ya, dia yang merokok, gue yang malu," tulis dokter Richard Lee pada Senin (14/8/2023).
Respon dari warganet juga tak kalah mengejutkan. Banyak dari mereka menghujat Farel Aditya atas tindakannya tersebut.
Baca Juga: Andika Mahesa Bete Konser Kangen Band di Kalteng Diobok-obok Petugas Keamanan
Sebuah komentar dari akun @aqxy*** menegaskan, "Astagfirullah, ini hanya mencari sensasi dengan cara yang tidak pantas. Sadarilah, Dr. Richard Lee telah berbuat baik padanya."
Sementara akun @fyphiong*** menyindir dengan berkata, "Sejak awal sudah ada yang aneh, dan sepertinya semakin menjadi-jadi sekarang."
Bahkan akun @tida*** mencibir, "'Sungguh keren, aku melakukan hal ini,' mungkin pikirannya."
Dalam hal berhenti sekolah, dokter Richard Lee telah mengambil keputusan terkait situasi Farel. Ia tidak lagi menganggapnya sebagai adik angkat. Keputusan ini menandakan adanya ketidaksetujuan atas tindakan Farel yang mengabaikan pendidikan yang telah diberikan oleh sang dokter.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
-
KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026
-
Kejagung Geledah Kantor BGN, Dilakukan di Tengah Pencopotan Dadan dan Dugaan Jual Beli Titik MBG
Terkini
-
Dudung Ungkap Alasan Kepala BGN Diganti, Ada Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG
-
Kantor BGN Masih Digeledah Kejagung, Lantai Dua Steril dari Aktivitas Pegawai
-
Ibrahima Konate Dikabarkan Capai Kesepakatan Gabung Real Madrid
-
KPK Amankan Belasan Orang di OTT Imigrasi Jakbar, Dirjen Imigrasi Buka Suara
-
Kontrak Ibrahima Konate Nyaris Sepakat, Real Madrid Kalahkan Barcelona dan Bayern
-
Lionel Scaloni Tegaskan Lionel Messi Sendiri yang Akan Tentukan Waktu Pensiunnya
-
STUDIO GRAPH77 Garap Film Baru Anime Paradox Live, Hadirkan 29 Karakter
-
Profil Mayjen Trenggono Wakil Kepala BGN Baru, Gantikan Sony Sanjaya
-
Gagal Penalti, Penjualan Jersey Gabriel Magalhaes Malah Melonjak 350 Persen
-
Euforia AI Instansi Negara: Cermin Kemalasan atau Modus Pangkas Anggaran?