SuaraGarut.id - Inflasi di Kabupaten Garut mengalami kenaikan sebesar 4,1 persen. Namun angka tersebut terakumulasi dari Tasik.
Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Nurdin Yana menjelaskan, angka inflasi di Kabupaten Garut terakumulasi dari angka inflasi Tasik.
Sehingga, Nurdin Yana mendesak agar segera dilakukan perhitungan inflasi Kabupaten Garut secara terpisah.
"Perhitungan inflasi Garut masih mengiblat ke Tasik. Jadi saya mendesak agar dilakukan perhitungan ulang angka inflasi khusus untuk Kabupaten Garut," pintanya.
Nurdin mengatakan, saat ini Provinsi Jawa Barat mendesak semua Kabupaten/Kota untuk berusaha menurunkan inflasi.
"Jadi sekarang tugasnya seperti pandemi Covid-19 semua kabupaten/kota wajib berperan menurunkan inflasi," uncapnya di Gedung Command Center Garut, Kamis (9/3/2023).
Nurdin mengaku Kabupaten Garut sebenarnya sejak awal sudah melakukan berbagai upaya mereduksi menurunkan inflasi.
"Upaya yang telah kita lakukan mulai dari cara internal, kelembagaan hingga secara mandiri," akunya.
Saat ini, inflasi Kabupaten Garut angkanya hanya 4,1 masih digolongkan rendah jika dibandingkan kabupaten/kota lainnya.(*)
Baca Juga: Klasemen BRI Liga 1 Usai PSM Makassar Taklukkan Persikabo di Pakansari
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan