/
Minggu, 12 Maret 2023 | 10:07 WIB
Salah satu potongan video dalam akun YouTube yang memberitakan ribuan massa menuntut Sri Mulyani mundur. (Tangkapan layar video.)

SuaraGarut.Id - Benarkah ada peristiwa ribuan massa geruduk Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menuntut Sri Mulyani mundur dari jabatannya?

Informasi bahwa ribuan massa menggeruduk Kemenkeu menuntut Sri Mulyani mundur adalah judul tayangan video sebuah akun Youtube yang tayang 5 Maret 2023.

Tayangan berdurasi 5,32 tersebut judul lengkapnya adalah "Mencekam!!! Ribuan Massa Geruduk Kemenkeu Tuntut Sri Mulyani Mundur dari Jabatan!!!

Tayangan dibuka dengan rekaman video Sri Mulyani turun dari mobil didampingi sejumlah stafnya.

Kemudian puluhan wartawan datang mencegat dan mewawancarainya.

Selanjutnya tayangan menampilkan anggota Ombusdman yang menyatakan telah melaporkan Kemenkeu ke Presiden dan DPR RI.

Dalam tayangan video itu Ombusdman menyatakan, laporan dilayangkan karena Kemenkeu dinilai melakukan tindakan maladministrasi.

Kemudian ada juga Refly Harun, pakar hukum tata negara yang dimintai tanggapannya oleh sebuah podcast.

Pada menit ke 2,28, muncul suara narator perempuan yang mengabarkan sebanyak 39 anak buah Sri Mulyani rangkap jabatan di BUMN.

Baca Juga: PNM Mekaar Mendunia di Side Event Commision on The State of Women ke 67 di PBB

Si narator kemudian menyebutkan satu per satu nama anak buah Sri Mulyani yang rangkap jabatan tersebut.

Namun dalam tayangan YouTube tersebut, tak ada satu potongan video atau foto yang tentang afanya ribuan massa yang menggeruduk Kemenkeu, begitu pula suara-suara yang menuntut agar Sri Mulyani mundur.

Selain itu, tak ada medis arus utama nasional yang memberitakan peristiwa tersebut.

Kesimpulan, apa yang ditayangkan akun YouTube itu dapat dikategorikan hoaks alias tidak benar.***

Load More