SuaraGarut.id - Tahun 2023 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut mengucurkan anggaran Rp 11,7 miliar untuk pembangunan rutilahu.
Anggaran sebesar itu, digunakan untuk menggulirkan program perbaikan satu rutilahu di satu desa.
Kepala Disperkim Garut, Ahmad Mulyana mengatakan, untuk tahun ini ada sekitar 1.800 rumah tidak layak huni (rutilahu) yang akan diperbaiki.
Perbaikan Rutilahu ini, kata dia, bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU), Bantuan Keuangan (Bankeu), Bantuan Provinsi (Banprov), Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), hingga dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Garut.
"Alhamdulillah ini juga salah satunya yang dikucurkan oleh Pak Bupati sebesar 11,7 miliar untuk tahun ini yang programnya satu desa satu rumah," kata dia, Selasa (14/3/2023).
Ahmad mengaku, dana satu desa satu Rutilahu sudah masuk ke rekening penerima bantuan dalam waktu dekat akan segera digunakan untuk pembangunan.
"Bantuan Rutilahu ini tidak hanya bagi warga tidak mampu. Namun ada juga warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana," ungkapnya.
Menurutnya, Perkim Garut terus melakukan pembenahan terkait persoalan perumahan karena menyangkut dengan persoalan kemanusiaan.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan