SuaraGarut.id - Kasus penganiayaan ynag dilakukan oleh Mario Dandy pada David ternyata mampun mnyingkap tabir kehidupan liar Agnes Gracia.
Terbaru ini dikabarkan jika Agnes Gracia kerap kali melakukan hubungan terlarang dengan beberapa lelaki sekaligus termasuk, Mario Dandy.
Bahkan, dikabarkan pula David memiliki bukti kuat jika memang Agnes Gracia ini kerap kali di 'pake' rame-rame atau salome.
Kabar tersebut diunggah oleh akun YouTube Garuda News baru-baru ini.
Dalam judul video tersebut tersemat sebuah narasi yang mengatakan jika David memiliki bukti yang bisa membungkam Agnes Gracia.
"Agnes Tak Bisa Mengelak Lagi, Mantan Mario Punya Bukti Rekamannya Saat Main Dihotel, Ternyata..." bunyi judul video tersebut.
Selain itu, dalam video tersebut juga dinarasikan jika Agnes sering di main dihotel bertiga bersama lelaki.
"Agnes Suka Main Bertiga Dihotel, Mantan Mario Amanda Punya Bukti Rekamannya". bunyi thumbnail video tersebut.
Lantas apakah video yang mengungkap kehidupan liar Agnes Gracia ini benar?
Dari hasil observasi yang dilakukan oleh Tim Suara Garut dari beberapa sumber terpercaya, tak ditemukan pemberitaan yang valid terkait kabar tersebut.
Selain itu, isi video yang diunggah oleh akun YouTube Garuda News tak selaras dengan judul dan thumbnail yang disematkan dalam video tersebut.
Jadi sudah bisa dipastikan jika kabar mengenai Agnes Gracia yang sering dipake rame-rame ini merupakan informasi yang menyesatkan, tidak benar alias HOAX.
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
Jeratan Pasal Mario Dandy Cs, Hukuman Bisa Tambah Berat Usai Dilaporkan Amanda?
-
CEK FAKTA: Geger Presiden Jokowi Pecat Kapolri Listyo Sigit, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Erick Thohir Bayar Rp41 Miliar, Minta Legenda Chelsea Dampingi Shin Tae-yong?
-
CEK FAKTA: David Siuman? Langsung Bongkar Rekaman Mario Dandy dengan Agnes sedang Tidur Berdua di Hotel
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan