SuaraGarut.id - Dua sekolah yang ambruk di Kabupaten Garut akan segera mendapat bantun perbaikan tahun anggaran 2023.
Dua sekolah yang ambruk akibat diterjang cuaca ekstrim dan kontruksi bangunan terjadi di dua kecamatan yang berbeda yaitu di Kecamatan Banjarwangi dan Kecamatan Talegong.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, memastikan jika dua sekolah yang ambruk akan segera dibangun untuk menjamin keberlangsungan kegiatan belajar mengajar.
Kalak BPBD Garut, Satria Budi mengatakan, dua sekolah yang ambruk adalah SDN 2 Mekarwangi Talegong dan SDN 2 Kadongdong Banjarwangi.
"Sebelum ambruk sudah dimasukan dalam program perbaikan sekolah rusak. Mata anggarannya ada di tahun ini," kata Satria Budi, Kamis (23/3/2023).
Namun dirinya memastikan, jika dua sekolah yang ambruk bukan karena bencana tapi memang cuaca ekstrim hujan intensitas tinggi sedang terjadi di kedua wilayah itu.
"Bukan karena bencana tapi memang cuaca ekstrim di kedua wilayah tersebut," akunya.
Selain itu, kontruksi bangunan yang sudah lapuk menyebabkan tak kuat menahan limpahan air hujan sehingga ambruk.
"Jadi sebelum diperbaiki bangunan sekolahnya sudah ambruk duluan," ucapnya.
Baca Juga: Rentetan Pasal Baru Berlapis yang Membayangi Mario Dandy, Ancaman Hukuman Bisa Tambah Berat
Namun menurutnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu karena sedang tidak ada kegiatan belajar mengajar.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Minta Praperadilan Febrie Ditolak, Kejagung: Tak Ada Duplikasi Penetapan Tersangka
-
Yuk Nonton Maestro Tenor Andrea Bocelli di Borobudur, Pertemuan Mahakarya Dunia dan Warisan Budaya
-
PDIP Kirim Kapal Rumah Sakit ke Flores, Hasto: Bantu Korban Tanpa Lihat Pilihan Politik
-
Bantu Korban Gempa NTT, Pemprov DKI Kumpulkan Donasi Rp5,8 Miliar
-
Beredar Kabar OTT di Kabupaten Bogor, KPK: Kami Akan Sampaikan Kepada Publik Secara Transparan
-
Mengenal Karakter Zodiak Bulan September, Si Detail Virgo dan Si Harmonis Libra
-
Keluarga Ungkap Fakta di Balik Tewasnya Kakek 80 Tahun Terserempet KRL di Cawang-Tebet
-
Banggar Tagih Profil Utang Pemerintah, Purbaya Janji Serahkan Dalam 10 Hari
-
Timeless Project Live Ajak Generasi 2000-an Bernostalgia Lewat Lima Warna Musik
-
Pemotong Rumput asal Perawang Siak Bobol Sistem Keamanan NASA