SuaraGarut.id - Proses pencairan uang ganti rugi (UGR) Tol Getaci terus dikebut pemerintah agar target pembangunan bisa sesuai dengan target.
Setelah Desa Leles dan Desa Kandangmukti Kecamatan Leles menerima UGR, dalam waktu dekat desa di Kecamatan Kadungora akan menyusul.
Ada lima desa di Kecamatan Kadungora yang akan menerima UGR karena terkena imbas pembebasan lahan Tol Getaci.
Lima desa yang akan menerima UGR adalah Desa Mandalasari, Desa Karangmulya, Desa Karangtengah, Desa Hegarsari, dan Desa Talagasari.
Dari lima desa tersebut, Desa Karangmulya yang akan paling pertama menerima UGR karena sudah menerima sosialisasi pembukaan rekening pada minggu lalu.
"Diperkirakan akan menerima UGR pekan ini karena sudah menerima sosialisasi pembukaan rekening," ungkap akun youtube Ndeso, dilansir SuaraGarut.id, Jumat (24/3/2023).
Luas lahan di Desa Karangmulya yang terkena imbas pembebasan lahan yaitu 18,82 hektar.
Jika tidak ada halangan pencairan akan dilakukan pekan ini karena kesepakatan harga lahan dan sosialisasi pembukaan rekening sudah dilakukan.
Diberitakan sebelumnya, jika Anda penasaran berapa UGR yang diterima tentunya akan berbeda-beda bergantung pada kondisi dan karakteristik serta factor lain yang mempengaruhi lahan.
Baca Juga: Berita Pilihan: Anak Deddy Dores Gak Mampu Beli Beras, Peter Gontha Ngamuk
Seperti di Desa Leles dan Kandangmukti harga per meter lahan diberikan UGR sebesar Rp. 450 ribu ada juga yang Rp.630 ribu, 700 ribu hingga Rp.1,5 juta per meternya.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang
-
Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan
-
Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
-
Sepatu Lari Lokal Makin Viral, Tapi 5 Hal Ini Masih Bikin Sebagian Runner Ragu?
-
Banjir Air Mata, Nonton Duluan Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Sukses Mengharu Biru
-
DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi
-
SPMB Pontianak Dibuka Juni 2026, Orang Tua Jangan Sampai Ketinggalan Jadwal Ini
-
Pengendara Diminta Waspada, Jalan Desa di Landak Mendadak Ambles dan Berbahaya saat Malam
-
Sinopsis Film The Sheep Detectives, Misteri Pembunuhan yang Diselidiki Kawanan Domba