SuaraGarut.id - Jalan Tol Getaci masuk dalam Proyek Strategis Nasiona (PSN) dengan anggaran yang fantastis siap dikucurkan untuk merealisasikannya.
PSN di Jawa Barat itu tercantum dalam Peraturan Presiden Nomor 109 tahun 2020 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional.
Nantinya, proyek Tol Getaci akan dimulai dari Gedebage Bandung terhubung ke Kabupaten Garut lalu ke Tsikmalaya dan berakhir di Cilacap.
Ssaat ini progres pembanguna Tol Getaci sudah sampai pada pembebasan lahan di Kabupaten Garut.
Kepala Bagian Umum Kanwil DJKN Jawa Barat Sugeng Harijadi, menghadiri kegiatan pendampingan dalam rangka monitoring proses pelaksanaan kegiatan perdana pembayaran langsung uang ganti Kerugian di Kabupaten Garut.
Nilai investasi pembangunannya mencapai Rp.56,2 triliun dengan panjang 206,65 kilometer yang melintasi wilayah Provinsi Jawa Barat (169,09 km) dan wilayah Provinsi Jawa Tengah (37,56 km).
Bertempat di Hotel Santika, Garut, Provinsi Jawa Barat, kegiatan yang diprakarsai oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Garut selaku Ketua Pelaksana Pengadaan Tanah.
Pembayaran langsung uang ganti Kerugian atas tanah, tanaman, bangunan, dan benda-benda lainnya yang berkaitan dengan tanah PSN Jalan Tol Getaci diberikan kepada 18 objek bidang tanah.
Adapun nilai ganti kerugiannya mencapai Rp5.721.100.014 diberikan kepada 15 pihak pemilik lahan.
Baca Juga: Keluh Pedagang Thrifting Pasar Senen: Gudang Tidak Ada yang Buka Takut Kena Sita
Pembayaran tersebut merupakan langkah awal pembangunan Tol Getaci di Garut. Selanjutnya pembebasan lahan di Garut akan terus dilakukan ke sejumlah desa terdampak pembangunan.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Badai Pasti Berlalu! 5 Shio Ini Akhiri Masa Sulit dan Banjir Rezeki pada 26 Juni 2026
-
Belajar Bisnis Media di Chongqing, Bantu Branding Daerah lewat Influencer
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km