SuaraGarut.id - Masalah pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Garut, Jawa Barat terus menjadi polemik.
Kali ini sebanyak 1.400 PPPK tenaga kesehatan (Nakes) tidak akan menerima gaji karena ada permasalahan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
"Seharusnya sebanyak 1.500 Nakes pada Bulan April 2023 ini sudah menerima gaji. Tapi tidak bisa karena ada masalah," kata Bupati Garut, Rudy Gunawan usai apel di Lapang Setda Garut, Jawa Barat, Senin (27/3/2023).
Bupati melanjutkan, 1.400 PPPK Nakes terkendala masalah NIK yang belum diturunkan oleh BKN. Sehingga proses penggajian belum bisa dilakukan.
"Seharusnya 1.500 PPPK Nakes pembuatan kontrak tapi tidak bisa karena NIK belum turun dari BKN," ungkapnya.
Sampai saat ini, kata Rudy, NIK yang sudah diterima Pemkab Garut baru 105 orang sementara sisanya belum turun.
"Baru hari ini turun 105 orang. Sementara sisanya 1.400 orang belum turun juga," kata Bupati kepada wartawan.
Bupati mengaku, meski persoalan PPPK yang sudah diangkat belum selesai namun dirinya harus melakukan pengangkatan lagi sebanyak 4.000 tenaga pendidik.(*)
Baca Juga: Lapor Balik Ketua IPW usai Diadukan ke KPK, Polri Ogah Gegabah Usut Laporan Aspri Wamenkumham
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
Terkini
-
Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia
-
Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?
-
Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati
-
Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret
-
Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus
-
3 Hal Seru di Film Sihir Tanah Kubur: Kiesha Alvaro Rapal Mantra hingga Perubahan Shareefa Daanish
-
Buenos Aires Rusuh! Argentina Kalah di Final Piala Dunia 2026, Suporter Ngamuk, 2 Orang Tewas
-
Usulan CCTV Berbasis AI, Solusi Pantau Juru Parkir Bandel Jakarta
-
Berkas Perkara Rampung, Polda Jabar Segera Serahkan Taufik Hidayat ke Kejaksaan
-
Buntut Aksi 'Bogor Bersih LGBT', Pemerintah Warning Kelompok Pemuda yang Main Hakim Sendiri