SuaraGarut.id- Meski puasa Ramadhan baru memasuki sepekan, Bupati Garut, Rudy Gunawan sudah membolehkan pelaku usaha kecil menengah (UKM) berjualan di sekitar Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, yang notabene sebagai kawasan tertib lalulintas (KTL).
"Saya mohon maaf lah, untuk memenuhi kebutuhan lebaran, UKM boleh berjualan di situ mulai besok, tapi harus berakhir malam takbiran kotor sedikit tidak apa lah setahun sekali" kata Bupati Garut, Selasa (28/03/2023)
Namun Bupati melarang keras pedagang pakaian impor bekas, atau biasa disebut pakaian cimol itu dijual di lokasi pasar tahunan jelang lebaran Idul Fitri.
Rudy mengatakan, jika ada pedagang pakaian bekas atau cimol, akan langsung diamankan.
"Para UKM boleh berjualan di situ. Tapi Pemda melarang kalau ada penjualan pakaian impor bekas, kalau ada itu akan langsung diamankan," tegas Bupati,
Menurutnya, pasar Ramadhan jelang Idul Fitri ini penting, karena masyarakat berpenghasilan rendah suka berbelanja di tempat yang ada sistem tawar menawar.
"Di situ akan ada sekitar 3 ribu UKM yang akan berjualan, silahkan di situ tawar menawar antara pedagang dan pembeli.," ucapnya.
Ia berharap yang berjualan di Pasar Ramadhan yang diadakan setahu sekali tiap bulan Ramadhan itu hanyalah pedagang pribumi bukan pendatang yang hanya berdagang saat bulan Ramadhan. (*)
Editor: Mustika Ati
Baca Juga: Piala Dunia di Bali Dan Harapan Diversifikasi Wisatawan Saat Musim Sepi
Berita Terkait
-
Kabupaten Garut Hari ini Kembali Diguncang Gempa Bumi Berkekuatan 2,9 Magnitudo, Kedalaman 10 Km
-
Lurah Ciwalen Garut Dibohongi, Puluhan Warganya Jadi Korban Penipuan Tabung LPG 5 Kg
-
Puluhan Emak-emak Ontrog Kantor Kelurahan Ciwalen Garut Setelah Tertipu Sosialisasi Bantuan LPG 5 Kg, Begini Modusnya!
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif