SuaraGarut.id - Unggahan Info Garut di akun Instagramnya tentang Siklon Herman melanda Garut, menjadi perhatian netizen.
Dengan merilis pendapat Erma Yulihastin, Peneliti Klimatologi BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional), disebutkan cuaca di Garut yang belakangan dirasakan ekstrim merupakan dampak Siklon Herman.
Tanda-tanda bahwa Garut terdampak Siklon Herman terlihat dari beberapa peristiwa.
Di antaranya curah hujan yang tinggi dan terus menerus hingga mengakibatkan banjir.
Banjir yang merendam lima kecamatan di Garut beberapa dua hari lalu pun, diduga merupakan salah satu dampak dari Siklon Herman.
Cuaca Garut yang terdampak Siklon Herman ini diunggah Info Garut pada Jumat (31/3/2023). Netizen pun meninggalkan banyak komentar di akun Instagram Info Garut.
Sementara Erma Yulishastin dalam unggahan di akun Instgramnya mengungkapkan, Siklon Herman mempengaruhi wilayah Selatan Jawa.
Lantas apa itu Siklon Herman?
BMKG menjelaskan, siklon Herman memberikan dampak terhadap wilayah yang dilaluinya, di antaranya hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang.
Kemudian angin kencang mencapai 25 knot di wilayah pesisir, serta gelombang laut tinggi sekitar 1.25 sampai 4 meter.
Baca Juga: Mulyanto Minta PLN Banten Pastikan Ketersediaan Energi Listrik Saat Idulfitri
Sempat terjadi silang pendapat antara Erma dengan pihak BMKG.
BMKG mengatakan, siklon Herman yang terbentuk di lautan ini sudah menjauh dari Indonesia. Di sisi lain Erma mengatakan, meskipun sudah menjauh namun radiusnya masih memberikan dampak ke Indonesia.
Lantas mengapa dinamakan siklon Herman?
Menurut BMKG, tiap siklon tropis memiliki nama masing-masing. Dan pemberian nama ini merupakan kewenangan (Area of Responsibility atau AoR) Australia.
"Di Samudra Atlantik dan di sekitar Australia, siklon tropis diberi nama seperti nama manusia. Terima kasih" tulis BMKG, Kamis (30/3/2023).
Jadi kesimpulannya, siklon Herman bukan ditemukan oleh orang bernama Herman. Penamaan itu hanyalah inisiatif pihak AoR Australia. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Brace Deniz Undav Bawa Jerman Comeback Atas Pantai Gading dan Segel Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Hajar Swedia 5-1, Belanda Melesat Puncaki Klasemen Sementara Grup F Piala Dunia 2026
-
5 Zodiak Ini Diprediksi Bakal 'Mandi Uang' di Hari Minggu 21 Juni 2026
-
Prediksi Spanyol vs Arab Saudi: Head to Head, Susunan Pemain, dan Fakta Menarik
-
6 Fakta Tuntutan Mati Terdakwa Ririn, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang
-
Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura