SUARA GARUT - Kasus pembunuhan berantai yang dilakukan Tohari, dukun pengganda uang tengah menggegerkan masyarakat Banjarnegara, tak terkecuali istrinya, Seneh.
Dalam wawancara khusus, Seneh mengaku kaget dan tidak tahu apa pun mengenai pemberitaan sang suami. Bahkan ia mengaku tidak tahu pekerjaan pasti Tohari.
Menurutnya, Tohari sudah satu tahun tidak pulang. Pada saat penangkapan Tohari pun, ia tidak mengetahui kapan dan dimana Tohari ditangkap.
Saat pulang ke rumah, ia menceritakan bahwa Tohari kerap membawa tamu. Sebagai seorang istri, Seneh hanya memberikan jamuan minuman tanpa ikut berbincang dengan tamu yang dibawa oleh suaminya.
Ia juga tidak menaruh curiga, jika tamu yang dibawa suaminya itu dibunuh.
Meski demikian, kepada media, Seneh juga mengaku bersyukur suaminya ditangkap. Karena ia geram oleh perilaku suaminya yang sering dekat dengan perempuan lain dan tidak jarang diperlakukan kasar.
“Saya sudah lega, karena menyakiti saya sudah lama, saya sering lihat sama perempuan lain bareng-bareng lah. Makanya saya dengar udah ditangkap ya saya Alhamdulillah,” ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, Tohari warga Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara, ditangkap polisi. Dukun pengganda uang itu diduga melakukan penipuan sekaligs pembunuhan berantai terhadap 13 korbannya.
Hingga kini polisi masih melakukan identifikasi atas temuan kerangka atau mayat korban Tohari yang dikubur di kebun.
Bahkan beberapa diantaranya sudah menjadi tulang belulang. Diduga, pembunuhan ini sudah dilakukan Tohari sejak lama. (*)
Editor: Mustika Ati
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Rodri Kejar Gelar yang Belum Dimiliki, Piala Dunia 2026 Bersama Timnas Spanyol
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang