SUARA GARUT - Baru-baru ini, Food Vlogger Mgdalenaf membagikan ceritanya yang ditolak saat berkunjung ke sebuah restoran. Magda merasa kecewa terhadap penolakan itu padahal ia sudah memperlihatkan jumlah followers yang dimilikinya.
Sontak hal itu mengundang perhatian warganet. Sikapnya dituding memanfaatkan jumlah followers demi kepentingan pribadi. Tak sedikit warganet menyayangkan sikap sang food vlogger.
Jengah melihat berbagai hujatan yang dilayangkan warganet terhadapnya, Magna akhirnya menyampaikan permohonan maaf dan memberikan klarifikasi melalui video yang diunggahnya ke instagram.
“Halo semuanya, aku Magdalena dengan rendah hati disini aku mau minta maaf atas pernyataanku dalam video podcast Samuel christ yang akhirnya memberikan kesan negatif dan salah penafsiran banyak pihak di media sosial beberapa hari ini,” ujar Magnalena dikuti garut.suara.com pada Kamis (4/4/2023).
Dalam videonya, Mada menjelaskan bahwa delapan tahun terakhir ia kerap membantu mewujudkan digitalisasi UMKM di Indonesia. Salah satunya dengan mendatangi usaha makanan dan memberikan review untuk para penontonnya.
Lebih jauh, Magda juga menjelaskan terkait prosedur yang berlaku untuk melakukan kerjasama dengan media Mgdalenaf. Ia menuturkan ada dua cara yang bisa dilakukan, yakni periklanan atau endorsement dan review secara sukarela.
Untuk melakukan endorsement, biasanya pelaku usaha membayar langsung untuk mendapatkan review Magda. Sementara review secara sukarela ia lakukan secara gratis. Dimana pelaku usaha tidak dipungut biaya apapun. Bahkan tim Mgdalenaf selalu berinisiatif untuk membayar setiap makanan yang disajikan.
Video berdurasi 2 menit itu ditutup dengan ucapan terima kasih kepada para netizen yang senantiasa memberikan kritik dan saran terhadapnya. Video dengan jumlah viewers 1,3 jt itu mengundang banyak reaksi warganet.
Banyak sekali yang memberikan dukungan semangat untuk tim Magda dari berbagai kalangan karena telah membantu UMKM di Indonesia. Namun tidak sedikit juga warganet yang menyayangkan video yang diunggah Magda terlihat membela diri dan tidak menyentuh poin yang disampaikannya dalam video podcast.(*)
Baca Juga: Abraham Samad Buka Alasan KPK Bisa Berhentikan Brigjen Pol Endar Priantoro, Kasus Formula E Mencuat
Editor: Farhan
Berita Terkait
-
Natasha Wilona Wakili Hati Netizen Pertanyakan Hubungan Boy William dan Ayu Ting Ting: Gimmick atau Real?
-
Food Vlogger Magdalena Luruskan Maksud Dirinya Tunjukkan Jumlah Followers ke Pelaku Usaha
-
Food Vlogger Mgdalenaf Minta Maaf Atas Pernyataan Kontroversialnya: Selalu Inisiatif Membayar Makanan yang Diulas
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tol Bocimi KM 72 Longsor! Jalur Arah Bogor dan Jakarta Ditutup Sementara
-
Identitas Korban Bus ALS di Muratara Mulai Terungkap, Ini Daftar Nama yang Sudah Teridentifikasi
-
5 Poin Panas Polemik PSEL Bogor: Mulai dari Ancaman Kesehatan Hingga Tawaran Studi Banding ke China
-
Bus ALS yang Terbakar di Muratara Ternyata Bawa Motor dan Tabung Gas Elpiji
-
5 Rekomendasi Brand Sepatu Lokal Terbaik yang Sedang Trend di Tahun 2026, Gaya Kamu Auto Naik Level
-
5 Rekomendasi Wisata Karawang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga, Dijamin Seru dan Edukatif
-
Sejumlah Kader Nasdem dan Parpol Lain di Kabupaten Sarmi Papua Pindah ke PSI
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Mencekam saat Bus ALS Terbakar di Muratara
-
4 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong Banget, Mulai Rp2 Jutaan