SUARA GARUT - Mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) dari pemerintah bagi kalangan guru honorer seolah hal yang mustahil.
Sejauh ini, kalangan guru honorer hanya bisa menelan air liur, saat ASN mendapat THR di hari raya Idul Fitri.
Fitri salah satu Guru honorer SMA di Garut, mengaku hanya bermimpi saja bisa mendapatkan THR saat lebaran tiba.
Akan tetapi kali ini berbeda, secara resmi pemerintah telah menerbitkan PP Nomor 15 tahun 2023.
Dalam peraturan tersebut, pasal 3 ayat 3 huruf j, menyebutkan jika THR, juga akan diberikan kepada Guru Honorer SMA.
Meski begitu, tentu tidak semua Guru Honorer SMA akan mendapatkan THR dari Pemerintah.
Pasalnya ada kriteria khusus yang menjadi ketentuan seorang Guru Honorer SMA mendapatkan THR.
Guru Honorer SMA yang gaji pokoknya berasal dari APBN, tidak menerima tambahan penghasilan dapat diberikan 50 persen tunjangan profesi guru.
Atau paling banyak 50 persen tambahan penghasilan guru ASN, yang diterima dalam 1 bulan.
Baca Juga: Hanya Satu Wakil Indonesia yang Lolos ke Final Orleans Masters 2023
Selain itu, Guru Honorer yang gaji pokoknya bersumber dari APBD, tidak menerima tambahan penghasilan diberikan paling banyak 50 persen tunjangan profesi guru.
Atau paling banyak 50 persen tambahan penghasilan guru ASN yang diterima dalam 1 bulan.
Inilah Rincian besarn maksimal THR yang akan diterima oleh Guru Honorer SMA, berdasarkan masa kerja.
Masa kerja sampai dengan 10 tahun sebesar Rp 3,842.000
Masa kerja diatas 10 tahun sampai dengan 20 tahun sebesar Rp 4,329,000.
Sedangkan masa kerja diatas 20 tahun akan menerima sebesar Rp 4,984,000.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
BRI Insurance Perkuat Proteksi Pelaku Usaha Melalui Produk Property All Risks
-
5 Tipe Pengendara SUV, Anda yang Mana? Ini Opsi 6 Mobil Bekas Murah dan Bandel
-
Kronologi Power Bank Berasap dan Mengeluarkan Percikan Api di Penerbangan Batik Air
-
Foundation Merek Apa yang Bagus dan Tahan Lama? Ini 7 Pilihannya yang Minim Luntur
-
Bukan Konten Joget, 4 Bocah Ini Pilih Bersihkan Selokan hingga Dijuluki Pandawara Cilik
-
The Blanket Cats: Ketika Kehadiran Kucing Menjadi Obat bagi Luka Hati
-
Krisis Imigran Maroko ke Spanyol Disorot, Dugaan Ada Campur Tangan Israel
-
Kisah Haru Lia di Sekolah Rakyat, Untuk Pertama Kalinya Mengenakan Seragam Baru
-
Harga Cuma Rp1 Jutaan, 5 HP Ini Punya Kamera di Atas Ekspektasi
-
Telan Anggaran Rp 3,82 Triliun, Purbaya Minta Fasilitas Sekolah Rakyat Layak Dipakai