SUARA GARUT - Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto, mengintruksikan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) mengangkat honorer menjadi ASN PPPK sesuai PMK 212/PMK.07/2022.
Dihimpun garut.suara.com, dari berbagai sumber, Bupati Ade Sugianto yang merupakan politisi PDI Perjuangan itu berkeinginan melaksanakan arahan Presiden Jokowi.
Diberitakan garut.suara.com, sebelumnya Presiden Jokowi menugaskan Menpan RB segera menyelesaikan permasalahan honorer menjadi ASN PPPK tahun ini.
Menyikapi hal itu, Bupati Ade Sugianto telah mensosialisasikan rencana Pemkab Tasikmalaya mengangkat 6 ribu lebih tenaga honorer menjadi ASN PPPK.
BKPSDM seperti disampaikan Ketua FHGTK Tasikmalaya Tete Suherman, gaji untuk PPPK tidak akan membebani APBD.
Pasalnya kata dia, terdapat lima poin yang terdapat dalam PMK 212/PMK.07/2022.
"Mendengar pernyataan Kepala BKPSDM, beliau telah menerima intruksi bupati Tasikmalaya agar menyelesaikan honorer sesuai arahan pusat," kata Tete Suherman, Pada Minggu, (09/04/2023).
Jika paham PMK 212/PMK.07/2022 kata Tete, tentunya Pemkab tidak akan kesulitan menggaji ASN PPPK.
Lima poin yang terdapat dalam ketentuan PMK 212/PMK.07/2022, sambung Tete, yaitu, gaji pokok PPPK, dana kelurahan, dinas pendidikan, dinas PU, dan dinas Kesehatan.
Baca Juga: Prediksi Malam Lailatul Qadar 2023, Simak Ciri-cirinya Berikut Ini!
Penyelesaian tenaga honorer sendiri menurutnya juga mengacu pada permenpan RB tahun 2020.
Tete Suherman yang juga salah satu guru honorer PG, di SDN Cipakat Singaparna terus melakukan konsultasi, terkait tahapan rekrutmen ASN PPPK.
"Tahun ini untuk Guru akan diangkat sebanyak 417 orang guru honorer SD dan SMP," ujarnya.
Terkait kelanjutan pemberkasan NIP PPPK, Tete menegaskan pihaknya terus menjalin komunikasi dengan BKPSDM, supaya dalam pengisian DRH, dibawah pengawasan dan bimbingannya.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim