/
Jum'at, 14 April 2023 | 07:15 WIB
Menhub Budi Karya Sumadi.Antisipasi Mobilitas Mudik Lebaran Idul Fitri, Pemerintah Ubah Perpres Cuti Bersama 1444 H.(Tangkapan Layar/YouTube)

SUARA GARUT - Pemerintah memprediksi akan terjadi peningkatan mobilitas atau pergerakan nasional saat mudik lebaran Idul fitri 1444 H atau 2023 M.

Potensi pergerakan nasional atau mobilitas masyarakat untuk mudik lebaran ditaksir sebesar 45,8 persen dari jumlah penduduk Indonesia sebanyak 123,8 juta orang.

Berkenaan dengan itu, guna mengantisipasi peningkatan mobilitas mudik lebaran Idul Fitri, pemerintah telah mengubah Kerpres tentang cuti bersama.

Hal ini disampaikan Menteri perhubungan Budi Karya Sumadi, di Istana Negara beberapa waktu lalu. 

"Keputusan Presiden Nomor 8 tahun 2023, tentang perubahan atas kepres No.24 tahun 2022, tentang Cuti Bersama pegawai ASN 2023 telah terbit," kata Menhub Budi Karya Sumadi.

Kepres tersebut sambung Budi Karya Sumadi untuk mewujudkan efisiensi, dan efektivitas hari kerja.

Pihaknya memprediksi setengah dari populasi penduduk Indonesia akan mudik lebaran tahun ini.

Oleh karena itu, perubahan jadwal cuti bersama lebaran 2023, untuk menghindari penumpukan volume pemudik.

Serta meningkatkan keselamatan, keamanan, ketertiban, dan kelancaran mobilitas pada arus mudik hari raya idulfitri 1444 H.

Baca Juga: Prediksi Barito Putera vs Persita Tangerang di BRI Liga 1: Susunan Pemain, Head to Head dan Link Live Streaming

Sebelumnya cuti bersama mulai tanggal, 21,24,25, dan 26 April, menjadi 20, 21, 24, dan 25 April, ditambah 1 hari cuti bersama yakni 19 April 2023.

Dengan adanya perubahan tersebut diharapkan dapat mengurai kepadatan lalu lintas saat arus mudik lebaran Idul Fitri.(*)

Load More