SUARA GARUT - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Garut melaporkan, produksi sampah jelang lebaran idul fitri bertambah dua kali lipat dari hari biasanya.
DLH melaporkan tiap harinya mengangkut 230 ton sampah untuk dibuang ke TPA Pasir Bajing.
Kepala DLH Kabupaten Garut, Jujun Juansyah memaparkan, produksi sampah di Kabupaten Garut meningkat hampir dua kali lipat.
Hal ini menyebabkan peningkatan pelayanan pengangkutan sampah, di mana yang sebelumnya hanya dua kali, kini bisa mencapai tiga rit dalam sehari.
Menurut keterangan, setiap hari DLH Kabupaten Garut mengangkut 230 ton per hari dengan menurunkan 40 armada truk.
"Yang pasti bahwa memang dari sisi tumpukan sampah di setiap bak-bak atau TPS itu memang hampir membludak, yang biasa kita sudah bisa di sore hari itu relatif tidak harus diangkut, tapi sekarang memang harus diangkut seperti itu, itu kelihatan sekali membludaknya," ucapnya.
Menghadapi membludaknya sampah pada hari libur lebaran, pihaknya akan lebih meningkatkan pelayanan pengangkutan sampah.
Selain itu, ia juga memastikan pihaknya sudah mendapatkan bantuan 4 armada pengangkut sampah, yang dapat membantu pihaknya dalam persiapan terhadap adanya tumpukan sampah pada hari libur lebaran.
Jujun mengimbau masyarakat untuk membuang sampah sesuai dengan waktu yang telah ditentukan, yaitu dari jam 9 malam hingga jam 5 pagi.
Baca Juga: Jangan Sembarangan! Inilah 4 Tips untuk Memilih Program Diet yang Tepat
Dengan catatan sampah yang sudah dikemas sehingga dapat memudahkan proses pengangkutan sampah, selain terlebih dahulu melakukan pemilahan dari sejak rumah tangga.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Jaga Alam, Jaga Kehidupan: Festival Raksha Loka Dorong Aksi Kolektif Untuk Masa Depan Hijau
-
Overworked tapi Underpaid: Realita Dunia Kerja yang Diam-diam Dinormalisasi
-
TB Hasanuddin: Kritik Pemerintah Bukan Ekstremisme, Perpres 8/2026 Rawan Multitafsir
-
Siasat Licin Kiai AS Hindari Polisi, Kabur ke Wonogiri Naik Travel Demi Tak Terlacak
-
5 Moisturizer yang Cocok untuk Usia 40-an, Jadikan Kulit Kenyal dan Halus
-
Soal Homeless Media jadi Mitra Bakom, Indonesia New Media Forum Buka Suara
-
6 Sunscreen dengan Kandungan Brightening yang Bantu Cerahkan Wajah Mulai Rp30 Ribuan
-
5 Lipstik Tahan Lama hingga 16 Jam, Gampang Didapat di Toko Terdekat
-
Panen Kritikan, Paket Retur COD Diduga Diperjualbelikan Murah Meriah di Jepara
-
RUPST Bank Jago: Laba Tumbuh 115 Persen, Tetapkan Direksi Baru