SUARA GARUT - Kabupaten Garut merupakan salah satu daerah tujuan wisata di Jawa Barat yang memiliki positioning penting.
Karena itu peran pelaku usaha sektor pariwisata memegang peranan vital dalam mendorong sektor tersebut salah satunya dengan legalitas perizinan berusaha berbasis risiko.
Guna mendorong kenyamanan berusaha diperlukan kemudahan legalitas perizinan berdasarkan tingkat risiko kegiatan usaha.
Salah satu tindak lanjut tersebut adalah tentang pemahaman pendaftaran perizinan usaha berbasis risiko secara online atau dikenal dengan OSS RBA.
Untuk itu bertempat di Ballroom Fave Hotel Cimanuk, MInggu (16/4/2023, Direktorat Manajemen Investasi, Deputi Bidang Industri dan Investasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengadakan kegiatan workshop dengan tajuk "Literasi Perizinan Berusaha Sektor Pariwisata Melalui Sistem Online Single Submission (OSS) Berbasis Risiko di Kabupaten Garut.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Anggota DPR-RI Komisi X H. Ferdiansyah SE. MM. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Garut Dr, Agus Ismail ST dan pejabat dari Dinas DPMPT Kabupaten Garut.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh sekitar 100 orang para pelaku sektor pariwisata yang berasal dari 23 Kecamatan di Kabupaten Garut.
Dalam sambutannya, H Ferdiansyah SE MM,selaku keynote speaker mengatakan bahwa demi menjamin keberlangsungan berusaha di sektor pariwisata, para pelaku sektor pariwisata hendaknya sudah melengkapi aspek legalitas perizinan berbasis risiko.
Hal ini merupakan amanat undang-undang dan tindak lanjut dari Peraturan Pemerintah No 5 Tahun 2021 tentang penyelenggaraan perizinan berusaha berbasis risiko.
Baca Juga: Eks Pelatih Thailand Sebut Timnas Indonesia U-22 Bukan Kandidat Peraih Emas SEA Games 2023
Sementara Kadisparbud Dr.Agus Ismail. ST.MT mengatakan bahwa sektor pariwisiata masih memiliki prospek peluang investasi yang positif.
Untuk itu peran pelaku usaha sektor pariwisata harus siap membekali diri dengan perizinan dan legalitas, demi kenyamanan berusaha.
Dalam Kesempatan yang sama Dinas DPMPT Kabupaten Garut yang diwakili oleh Kabid.Perizinan Ekonomi dan Sumber Daya Alam, Drs.Wan Wan A. Gunawan M.Si mengatakan, bahwa pihaknya berharap dengan kegiatan sosialisasi ini akan lebih banyak lagi pelaku sektor pariwisata ber NIB.
"Data kami terhitung masih rendah, melalui kegiatan ini pihaknya berharap semakin banyak pelaku usaha sektor pariwisata mendaftar melalui OSS. Ini dibuktikan dengan munculnya jumlah pelaku usaha sektor pariwisata yang memiliki NIB," pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan,kegiatan tersebut masih berlangsung dan akan ditutup dengan acara buka puasa bersama. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Flashback 1998: Norwegia Pernah Tumbangkan Brasil, Bakal Terulang di Piala Dunia 2026?
-
Gelombang Panas Ekstrem Ancam Fase Gugur Piala Dunia 2026, Suhu Bisa Tembus 43 C
-
Kekhawatiran Besar Carlo Ancelotti Jelang Brasil vs Norwegia di Babak 16 Besar
-
Lionel Messi Jadi Spider-Man? Aksi Terbangnya Bareng Tom Holland Bikin Heboh
-
Teror Suporter Meksiko: Pasang Petasan hingga Gelar Konser Dadakan Depan Hotel Ekuador
-
Viral Aneh di Piala Dunia 2026: Foto Lewat TV dan Unggah di Sosmed Jadi Tren
-
Gelombang Panas di Prancis: Bayi Kembar 15 Bulan Tewas, Orang Tua Ditangkap
-
Erling Haaland Pahlawan! Norwegia Tantang Brasil di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman
-
Skandal FIFA! 50 Anggota Parlemen UE Desak Infantino Diseret ke Meja Hijau