SUARA GARUT - Polemik pasca dipolisikannya Bima Yudho Saputra, tiktoker pengkritik Lampung yang juga mahasiswa di Macquarie University Australia terus bergulir.
Tiga tokoh penting ini siap membela Bima Yudho dalam kasus kritikan jalan rusak di Lampung. Dukungan dari tiga tokoh tersebut dari netizen di Indonesia membuat Gubernur Lampung ketar ketir.
Dalam unggahan akun tiktoknya @awbimaxreborn Bima, mengklarifikasi tentang kebenaran bahwa keluarganya di Lampung mendapat intimidasi.
Bima menangis dan kecewa saat mendengar kabar orang tuanya didatangi Gubernur Lampung dan memarahi ayahnya dan mengatakan bahwa orang tuanya tidak bisa mendidik anaknya. Demikian tampak unggahan video tiktoknya.
“Aparat penegak hukum mendatangi orang tua gue dan melakukan profiling data gue sedetail mungkin, gila! Jangan ngadi-ngadi deh!,” ujar Bima dalam unggahannya selanjutnya.
Melihat polemic tentang kritik yang dipolisikan hingga intimidasi keluarga BIma, tak tanggung-tanggung tiga tokoh besar negeri ini angkat bicara dan siap membela Bima. Berikut adalah tokoh itu:
Taufik Basari, anggota DPR RI Dapil 1 Lampung ini dengan tegas menanggapi soal pelaporan Bima Yudho Saputra ini. Dirinya bahkan meminta langsung kepada Kapolda Lampung agar tidak memproses laporan tersebut.
Dia bahkan setuju dengan pendapat Bima, dirinya juga sering mendapat keluhan masyarakat mengenai buruknya jalanan di Lampung.
Selanjutnya ada pengacara kondang Hotman Paris yang siap membela Bima Yudho, Dalam laman instagramnya, Hotman siap menangani kasus Bima Yudho yang mendapat intimidasi. Hotman juga meminta Bima agar jangan takut menghadapi masalah ini.
Baca Juga: 5 Tips Padu Padan Outfit Putih Agar Tak Monoton saat Bukber
Namun Bima menyatakan belum mau meminta bantuan Hotman Paris, lantaran dirinya merasa tidak bersalah.
Terakhir pembelaan terhadap Bima datang dari Menkopolhukam, Prof. Mahfud MD. Mahfud bahkan menyatakan bahwa kritikan Bima adalah hal yang tidak menyalahi konstitusi.Setiap warga negara berhak menyampaikan aspirasi dan tidak boleh dicederai dengan alasan apapun.
Mahfud MD akan melakukan tindakan cepat mendalami kasus ini termasuk turut campurnya aparat penegak hukum dalam kasus ini. Demikian disampaikan oleh Menkopolhukam tersebut. (*)
Editor: Farhan
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
14 Layanan Apple Masuk Verifikasi Komdigi, Ini Daftar Fitur yang Dievaluasi
-
Nelung Dino hingga Nyewu Dino: Beban Finansial yang Tabu Untuk Dibicarakan
-
Spanyol Usung Misi Balas Dendam saat Jumpa Portugal di 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Prambanan Jazz Festival Kembali Hadir, Pengunjung Bisa Nikmati Berbagai Promo lewat BRImo
-
Ketika Kebiasaan Buruk Menjadi Budaya, Korupsi Pun Sulit Diberantas
-
Zero Tolerance terhadap Fraud, BRI Perkuat Transparansi dan Akuntabilitas Perusahaan
-
Telkomsel Dorong UKM Go Global dengan AI, DCE Academy 2026 Cetak Wirausaha Digital Baru
-
Dukung Penguatan Tata Kelola Danantara, BRI Tegaskan Komitmen Berantas Fraud
-
Ekonom CORE Minta Danantara Buka Laporan Keuangan 2025, Buktikan Diri SWF Global
-
BRI Tingkatkan Pengendalian Internal dan Manajemen Risiko untuk Cegah Fraud