SUARA GARUT - Partai Golkar enggan berkomentar soal potensi perombakan kabinet atau reshuffle, usai Sandiaga Uno pamit dari Partai Gerindra.
Sandiaga Uno bergabung di Kabinet, usai ditunjuk Presiden Jokowi menggantikan Whisnutama sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf).
Menparekraf tersebut saat itu, merupakan kader Partai Gerindra, yang sebelumnya sempat berlabuh di Partai Amanat Nasional (PAN).
Juru bicara Partai Golkar Tantowi Yahya menyebut Mereshuffle Kabinet, merupakan wewenang Presiden Joko Widodo.
Oleh karena itu Golkar enggan mengomentari apapun terkait dinamika politik, usai hengkangnya sandiaga dari Gerindra.
Menurut Tantowi, pihak Gerindra menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden terkait potensi reshuffle tersebut.
Senada dengan Golkar, partai Amanat Nasional (PAN), juga tidak ingin berkomentar soal peluang reshuffle kabinet Jokowi.
Meski sandiaga Uno adalah menteri kader Gerindra akan tetapi ingin menjaga faster politik dengan tidak mencampuri urusan partai politik lain.
Sebelumnya wakil ketua dewan Pembina partai Gerindra sandiaga Uno telah resmi berpamitan dari partai politik bersutan Prabowo Subianto.
Baca Juga: 5 Fakta Kebakaran Trans Studio Mall Makassar, Puluhan Pengunjung Jadi Korban
Hal itu disampaikan sandiaga Uno usai bertemu dengan Ketua harian DPP Partai Gerindra sufmidasco Ahmad di kawasan Kuningan Jakarta Selatan, pada Minggu 23 April 2023.
Dasco mengiyakan pernyataan sandiaga dan menyebut sandi juga menitipkan surat untuk Prabowo sebagai ketua umum partai Gerindra.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Cuan untuk Investor, Buyback Emas Antam Naik Lebih Tinggi dari Harga Jual
-
Sempat Kesulitan, Didier Deschamps Bongkar Kunci Kemenangan Atas Irak
-
Erling Haaland Samai Rekor Harry Kane usai 2 Golnya Antar Norwegia ke 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Generasi Muda Belum Melek Finansial, Perempuan dan Disabilitas Hadapi Tantangan Lebih Besar
-
Tak Hanya Belanja, Pengunjung PRJ Kini Berburu Investasi Emas
-
Hasil Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Menggila, Timnas Perancis Pulangkan Irak
-
Jelang Review MSCI, IHSG Dibuka Merah ke Level 6.096
-
Misi Cari Bakat Emas Timnas Putri Indonesia, MLSC All Stars 2026 Kick-off Mulai Hari Ini!
-
Pasar Pantau Kesepakatan AS - Iran, Harga Minyak Dunia Naik Tipis
-
Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran