SUARA GARUT - Dalam kurun waktu tiga tahun tahun terakhir ini, Pemerintah Kabupaten Garut telah menunjukan keseriusanya daalam menuntaskan masalah honorer.
Selama tiga tahun terakhir ini, yakni, 2021,2022, hingga 2023 ditargetkan jumlah honorer yang beralih menjadi ASN PPPK sebanyak sembilan ribu pegawai.
Jumlah pegawai honorer yang akan beralih status menjadi ASN PPPK tersebut tentu gajinya akan menjadi tanggung jawab APBD II.
Bupati Garut H.Rudy Gunawan dalam suatu kesempatan menyebutkan, beban APBD untuk anggaran gaji PPPK tergolong cukup tinggi.
Setidaknya kata Bupati Rudy APBD akan terkuras pada kisaran 350 miliar rupiah.
Anggaran tersebut lanjut Bupati Rudy untuk gaji dan tunjangan pegawai ASN PPPK.
Pemerintah pusat memang telah menggelontorkan anggaran dana alokasi umum (DAU) melalui APBD Garut.
Salah satunya, dana dari DAU tersebut di peruntukan untuk membayar gaji dan tunjangan ASN PPPK formasi 2022, dan 2023.
Namun tentu dengan adanya angaran gaji PPPK tersebut, anggaran yang lain akan terdampak.
Oleh sebab itu, kata Rudy, pihaknya akan mengalihkan anggaran belanja modal untuk belanja oprasional.
Terpisah, Waketum Fagar Ma'mol Arif menyebutkan usai dirinya menemui Wakil Bupati Helmi Budiman, Pemkab akan mengajukan penambahan DAU ke Menteri Keuangan.
"Pa Wabup akan mengajukan penambahan DAU ke Menteri Keuangan," kata Wabup Helmi ditirukan Ma'mol Arif.
Hal ini menurutnya, karena Dana Trasnfer Umum (DTU) tidak mengalami kenaikan ke Garut.
Sedangkan kebutuhan belanja untuk membayar gaji dan tunjangan semakin meningkat, seiring adanya pengangkatan ribuan honorer menjadi ASN PPPK.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Maeve Glass Emak-emak yang Kini Jadi Bagian dari Timnas Indonesia, Rekam Jejaknya Luar Biasa
-
Pelangi di Mars, Film Anak yang Tak Sekadar Menghibur tapi Menyalakan Imajinasi
-
5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang
-
5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran
-
Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Viral Guru Ngaji Banting Murid di Probolinggo, Buntut Mobil Tergores Sepeda
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
3 Alasan Pelangi di Mars Panen Kritik, Penggunaan AI hingga Dialog Usang Jadi Sorotan
-
Inovasi Keuangan Digital yang Dorong Perusahaan Lokal Indonesia Naik Kelas